Tuesday, July 31, 2018

Mamma mia! Here we go again

Masih euporia dengan film Mamma Mia! – Here we go again, Keren!
Tambah seru ketika teman-teman dari belahan benua lain pamer tiket bioskop Mamma Mia! Here we go again.   
Iyyaooo booming! Keren!
Sayangnya bioskop di belahan bumi Bekasi dan Jakarta Timur sampai saat saya ketik artikel ini, tidak mutar film ini, mungkin belum. Saya pun minggu lalu, sampai ngejar ke Gading XXI atau Lotte Shopping Avenue untuk nonton film ini. Keren kan saya!

O iya sebelum nonton Mamma Mia! Here we go again ini, akan lebih seru kalau sebelumnya sudah nonton Mamma Mia! (2008) – Tokoh Donna yang diperankan Meryl Streep

Mamma Mia! Here We Go Again merupakan sekuel film Mamma Mia! yang dirilis sepuluh tahun lalu tersebut. Kali ini tokoh Donna diperankan oleh Lily James.
Selain tokoh 2008 yang diperankan kembali oleh pemeran yang sama di film Mamma Mia 2018 ini, muncul pemeran-pemeran muda, yang hebatnya, wajahnya mirip semua dengan pemeran 2008. Salute castingnya pasti hebat. Keren.

Film Mamma Mia! karya sineas Phyllida Lloyd yang dirilis 10 tahun lalu berhasil mengumpulkan laba kotor 600 juta dolar AS lebih dari seluruh dunia. Tak hanya sukses secara komersial, Mamma Mia! mendapat 2 nominasi Golden Globes untuk Film Terbaik Musikal atau Komedi dan Pemeran Utama Wanita Terbaik Musikal atau Komedi - Meryl Streep. 
Keren kan! 
Jadi, yang sudah nonton Mamma Mia! 2008 pasti akan penasaran dengan sekuel terbarunya. 
Mamma Mia! Here we go again scene dimulai saat Donna, Tanya, dan Rossi wisuda, kemudian dilanjutkan dengan bagaimana Donna bertemu dengan 3 kekasihnya Sam, Harry dan Bill, yang di film Mamma Mia 2008 sepuluh tahun lalu masih misteri siapa sebenernya ayah biologis Shopie anak Donna.
Di Mamma Mia! Here we go again 2018 ini pun tidak (perlu) dijelaskan siapa sebenarnya ayah Shopie. Shopie (dan semua penonton… haha) menganggap semua ayahnya.
I love you Sam, Harry and Bill!

Ada tokoh kejutan, muncul Ibunya Donna yang diperankan oleh artis CHER, yang melantukan lagu FERNANDO. Keren.
Film berjalan dengan musical lagu-lagu ABBA yang dilantunkan dengan keren oleh para pemeran.

Tahukah penonton, bahwa dibalik Film Mamma Mia! Dan Mamma Mia! Here we go again, ada fakta-fakta menarik yang mungkin penonton nggak ‘Ngeh’ sama sekali :
  • Sekuelnya dirilis tepat 10 tahun dari Mamma Mia! karya Phyllida Lloyd.
  • Meryl Streep yang memerankan karakter Donna 2008 melakukan syuting hanya dalam 1 minggu.
  • Personal ABBA, Bj√∂rn Ulvaeus, tampil sebagai kameo di lagu “When I Kissed the Teacher.” Sementara personel ABBA lain, Benny Andersson tampil sebagai salah satu Kanselor kampus saat Donna diwisuda.
  • Cher pernah mendapat tawaran mengisi peran Tanya di Mamma Mia! (2008) tapi tidak diambil. Kini ia tampil sebagai karakter lain yaitu Ruby Sheridan, ibu Donna.
  • Meski latar cerita berada di Pulau Skopelos, Yunani, tapi pengambilan gambar dilakukan di sebuah pulau terpencil bernama Vis di Kroasia.
Ok pembaca, berapa kali saya ngetik kata “keren” di artikel ini?
Itu maksudnya film ini emang kueereen banget..
Yuuukk ahhhh.




Bebeberapa info diambil dari

https://seleb.tempo.co/read/1109685/5-fakta-menarik-dari-film-mamma-mia-here-we-go-again

Friday, July 6, 2018

Wudhu di Tullamarine Airport


Mengingatkan saja untuk muslim/muslimah, kalau kebetulan sempat mampir ke Prayer Room di airport Tullamarine, jangan cari tempat wudhu ya.., karena memang nggak ada.

Ini cerita saya..

Kali ini jadwal penerbangan Melbourne – Jakarta saya pagi hari, dengan beberapa kali perubahan, semula 6:10 am, kemudian berubah lebih siang (entah jam berapa), yang jelas terakhir dan confirm berubah jadi jam 8:30 am.

Karena flight jam 8:30 am, maka sejak jam 4:00 kami sudah jalan dari rumah. Ini emang kebiasaan kami pergi early untuk menghindari telat (walaupun ini memang terlalu dini), mengingat penerbangan pagi hari dan.. kita menuju Tullamarine! Bukan menuju Soekarno-Hatta!
Maksudnya, Melbourne ga semacet Jakarta.
Maka jam 5:30 dengan suhu 4 derajat celcius, kami sudah di gedung parkir Tullamarine.
Brrrr… dingin menusuk tulang, it’s winter.

Jarak tempuh satu setengah jam itu sudah terlalu lama kalau dihitung normal dari biasanya, karena memang ada beberapa penutupan tunnel di jalan toll, sehingga kami harus berputar keluar toll, dan masuk lagi ke toll setelah melewati tunnel dimaksud.
Tepat jam 6:10 waktu subuh setempat, azan berkumandang melalui aplikasi prayer time di HP saya.
MasyaAllah syahdunya azan ini “Ash Shalatu khairum minan naum..”
Saya menuju prayer room.

Sebelum copot sepatu, seperti biasa, cari kran untuk wudhu.
Bolak-balik, masuk-keluar ruangan, ga nemu kran wudhu, adanya ini :


Alhamdullilahhh… tayamum kita!
InshaAllah sah solat subuh saya.

Saturday, May 19, 2018

Semur Daging


Tadinya daging mau dimasak rendang, tapi karena tiap week-end selalu banyak kegiatan, ga sempat, jadilah daging dimasak semur.
Rasanya ga kalah lezat. Oke banget untuk variasi masakan daging.

Bahan:
250 gr daging sapi
5 buah bawang merah, iris halus
3 siung bawang putih, iris halus
1 batang/5 cm kayu manis
3 butir cengkeh
4 sdm kecap manis
1 sdt bubuk kaldu
1/3 biji pala, dihaluskan
2 buah Kentang besar, iris memanjang
6 buah cabai rawit merah, biarkan utuh
1 sdt garam atau sesuai selera
1 sdt gula pasir atau sesuai selera
Air mendidih/panas secukupnya ( kurang lebih 500 ml)
2 sdm margarine untuk menumis

Bumbu Halus untuk Marinade:
2 siung bawang putih
3 cm gr jahe
1/2 sdt merica bubuk

Bahan Taburan:
2 sdm bawang merah goreng

Cara Membuat:
Potong-potong daging sesuai selera
Tusuk2 daging dengan garpu supaya bentuknya tetap rata/tidak menggulung saat dimasak. Sisihkan.

Lumuri irisan daging dengan bumbu halus marinade hingga rata.
Diamkan selama 15 menit agar bumbu meresap.

Panaskan margarine, tumis bawang putih sampai harum lalu masukkan bawang merah.
Aduk sampai layu lalu masukkan daging sambil diaduk-aduk.
Setelah daging berubah warna, masukkan air panas secukupnya sampai daging terendam.
Tambahkan kecap manis, bubuk kaldu, kayu manis, cengkeh dan biji pala yang sudah dihaluskan.
Masak dengan api sedang sampai daging agak  empuk. Tambahkan air panas bila daging masih keras, masak kembali sampai daging empuk.
Terakhir masukan potongan kentang dan cabai rawit merah. Masak dengan api sedang sampai kentang matang dan kuah menyusut (agak kental).
Matang, angkat, hidangkan dengan taburan bawang merah goreng.


Monday, May 7, 2018

Penghubung Mahasiswa Bidikmisi Dengan Para Siswa SMA


Khusus untuk para siswa SMA yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan tingkat tinggi, silahkan mampir ke link youtube di bawah ini :



"Ruang adalah sebuah Social Enterprise yang bergerak dibidang pendidikan. Platform yang menghubungkan antara mahasiswa bidikmisi dengan para siswa SMA dalam format sesi moderasi. 
Ruang menyediakan informasi dunia perkuliahan secara akurat yang dapat membantu para siswa SMA yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan tingkat tinggi"

Ruang
Connecting to Inspire

Like dari teman-teman/Bpak/Ibu dan pemirsa semua sangat kami hargai.

Terima kasih,

Noveesra Zahra
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)




Thursday, April 19, 2018

SBMPTN - Kampus manapun, kamu punya peluang yang sama untuk sukses

Saya tertarik dengan tulisan Rizky Syaiful 2013 lalu, kurang lebih isinya begini :

Kuliah S1 cuma 4 tahun. Karir hidupmu bisa > 50
Dan, relatif, juga pada kebanyakan kasus, tidak terlalu signifikan, >50 tahun itu dipengaruhi oleh DIMANA 4 tahun itu.
Posisi di 4 tahun itu memang agak sedikit berpengaruh pada kondisi kamu di tahun ke 5
Tapi nasib kamu di tahun ke 6, sampai tahun >50, semua ada ditangan kamu, Kampus manapun, kamu punya peluang yang mendekati sama untuk sukses.

Sebagian besar anak SMA menginginkan kuliah di Universitas Negeri dan punya kampus idaman yang mati-matian diperjuangkan untuk dituju.
Hari pengumuman SNMPTN dan SBMPTN seolah menjadi hari keputusan masa depan mereka.
Saya selalu bilang ke anak-anak saya, tahun-tahun kalian duduk di bangku SMA itu adalah tahun-tahun yang menetukan masa depan kalian, mau kuliah dimana, mau jadi apa? Semuanya ditentukan saat kalian SMA. Kalau tahun-tahun SMA mu baik, kemungkinan besar bisa lolos ke kampus negeri idaman. Tapi kalau tahun-tahun SMA mu amburadul, sulit kamu bersaing dengan anak-anak SMA dari seluruh Indonesia.
Selain itu, Pintar saja tidak cukup, tapi kalian harus cerdas berstrategi, karena bersaing di SNMPT dan SBMPTN butuh strategi yang matang. Strategi dalam melihat peluang dan mengukur kemampuan diri sendiri, sehingga tidak salah pilih kampus dan program studi yang tidak sesuai dengan kemampuan diri sendiri.
SNMPTN sudah berlalu.
SBMPTN sudah didepan mata, ayoo belajar yang baik, perbaiki kwalitas diri, perbaiki hubungan dengan Tuhan yang mungkin selama ini agak ‘renggang’, mintalah kemudahan dan kesehatan dalam menghadapi ujian nanti dan yang paling penting, perbaiki hubungan dengan IBU mu, mintalah restu dari Ibumu atas pilihan program study-mu, apabila saat SNMPTN kemarin sempat bersitegang dengan Ibu mu karena perbedaan minat pilihan program study, mintalah maaf, jelaskan alasannya mengapa kamu memilih program study yang kamu pilih sekarang ini. Mungkin Ibumu tidak seluas kamu dalam mencari informasi, tapi percayalah, Ibumu hanya menginginkan yang terbaik untuk masa depanmu.

Kembali ke tulisan mas Rizky Syaiful diatas, apakah kamu paham Dek?
Point-nya, dimanapun kamu berkuliah (swasta ataupun negeri), semua sama-sama punya peluang sukses dimasa depan. Semuanya tergantung dirimu bagaimana mempertajam kamampuanmu ditahun berikutnya, yang pada akhirnya itulah yang menentukan kesuksesan kamu dimasa depan, bukan tergantung dari kampus mana kamu lulus.

Kemudian bagaimana dengan anak-anak yang kurang beruntung, tidak bisa kuliah?
Okay, kamu juga sama-sama punya peluang untuk sukses. Asalkan perbaiki kualitas diri, bekerja dari nol, ambil setiap peluang yang ada, dalam hal ini bila kamu mendapat pekerjaan apapun, ambil, asalkan halal, belajar hidup dari situ, hitung-hitung kamu mencuri start , dimana yang lain masih kuliah, kamu sudah bekerja. Lahap semua ilmu yg ada ditempat kamu bekerja. Jangan terpaku di satu tempat kerja, cari peluang untuk lompat ketempat yang lebih baik dan prospeknya baik. Ketika uangmu cukup, kamu bisa mendaftar di universitas terbuka atau universitas manapun yang memungkinkan kamu untuk bekerja sambil kuliah. 
4 tahun temanmu kuliah, 4 tahun kamu belajar hidup, dan bukan tidak mungkin kamu bisa menyalip mereka, asalkan kamu tekun, jujur dan sungguh-sungguh.
Allah menghargai setiap usaha dan jerih payah yang kita keluarkan. Hasil baik yang akan kamu dapat kelak, adalah penghargaan Allah atas usahamu tersebut.

Saya tulis ini berdasarkan pengalaman serta melihat kehidupan seorang teman yang berusaha dari nol sampai menjadi salah satu pimpinan di perusahaan PMA di Jakarta.

Semangat ya dek!
Siapapun kamu, kaya atau miskin, kamu berhak sukses!






Monday, April 16, 2018

Bule Gaul

Ini lho, saya warga asli Jakarta, tinggal di perumahan tempat saya tinggal ini sudah lumayan lama, tapi kok yao masih tidak dikenali tetangga, dibanding suami saya yang tinggal nomaden, antara Melbourne – Jakarta. 
Lebay sihhh... mbak Wikipedia bilang : A nomad is a member of a community of people who live in different locations, moving from one place to another in search of grasslands for their animals.

Cerita Ramadhan tahun lalu, saat saya Teraweh satu shaft dengan ibu-ibu komplek. Biasanya saya milih diluar, karena saat ceramah kadang-kadang saya bisa saving mata ngantuk (merem-merem ayam ‘bentar).
Kali ini saya berkesempatan masuk ke dalam, karena rombongan shaft diluar sudah tidak ada (kebiasaan Teraweh, makin mendekati lebaran, shaft makin maju).

“Nggak penah lihat Ibu sebelumnya”  tiba-tiba ibu-ibu sebelah menyapa saya

Saya : Oh iya bu, saya biasanya diluar sana 

(halllahhh cari alasan, emang jarang teraweh kannn? Hehehe.. biasanya pulang kerja, habis buka, saya langsung ngantukk)

Ibu sebelah : Tinggal disini ? 

(Maksudnya di komplek iniiii,  mosok tinggal di masjidddd..)

Saya : Iya

Ibu sebelah : Di blok apa? ga pernah lihat, ga ikut pengajian rutin ya?

Saya : Itu rumah saya Bu, di depan taman, kanannya bu Joko. Sebenernya pengen ikut pengajian, tapi jadwal-nya siang, saya kerja, jadi ga bisa, apalagi ikut arisan. 

Ibu sebelah : Sebelahnya bu Joko bukannya ditempatin Bule?

Makkk Grroommbbbyaaanggg! … sekate-kate nyebut-nyebut Bule 

Ibu sebelahnya lagi (ikut nimbrung) : dikontrak bule kan, rumah itu ?

Saya (pasang muka tetep cool) : Iya bu, saya juga tinggal disitu, nggak ngontrak, beli dari awal, dan yang ibu sebut 'bule' itu suami saya.

Ibu sebelah, sebelahnya, sebelahnya lagi (KICEP) : Maaf bu, Oh itu suami Ibu..  maaf lagi ya bu, abisnya  lebih sering lihat suami ibu disini (maksudnya di masjid). Ibu ga pernah keliatan.

Hwadooohhh NYINDIR tingkat dewa ini : saya jarang ke masjid.

Bener kan… suami saya lebih gaholl daripada saya?

Cerita lain, 
Didalam komplek ada Bank Mandiri, didepannya ada semacam kantin terbuka dan teduh, lumayan banyak yang dagang makanan di situ dan terkenal enak-enak. Ada yang jualan teh botol, jualan jus, mie Aseng, ketoprak, soto mie, bakpao, gorengan, ayam bakar, somay.. (Hhhaaallahh! jadi laper nyebutin makanan). 
Suatu hari saya jajan disitu, beli ketoprak. Sambil diulekin ketopraknya, ngobrol-ngobrol sama abangnya, dan kebiasaan saya, nyatetin nomor HP tukang dagang (maksudnya supaya bisa delivery – mager bangettt). 
Nih ya… saya punya nomor telpon tukang jualan makanan yang lewat, seperti tukang bubur ayam, tukang sate padang, jamu mbak Yatmi, tukang ketupat sayur (sebentar lagi saya punya nomor HP tukang SOL sepatu keliling.. wkwkwk)

Saya : Mas ada nomor HP nya nggak? 
Bisa pesen nggak? (saya buru-buru nambahin, takut abangnya GE-ER duluan.. hahahaha)

Abang ketoprak : Ada Bu, ini (kasih nomor HP). Bisa diantar kok, Ibu di blok apa?

Saya : Itu rumah saya disebelahnya bu Joko, depan taman

Abang ketoprak : Itu bukannya rumah pak Bule?

Eaaallaaaahhh, kejadian lagi, gue ga dikenali!

Saya : Ya itu suami saya.

Abang ketoprak, abang teh botol, abang mie aseng (ikut nimbrung) : Ooo Bapak kemana Bu? Biasanya abis Jum'atan sering ngobrol sama kita di halaman masjid sambil ngadem.

Sekali lageeee, saya kalah pamor dari suami saya.

Cerita lainnya, Suami saya kenal dengan ibu RT, karena kebetulan Ibu RT punya warung lumayan gede, dan suami saya sering mampir beli minuman sehabis gowes sepedaan, dan sering diajak ngobrol.
Oh iya saya ga asing-asing amat sih di lingkungan rumah, masih punya teman yang contactnya setahun sekali (hahaha..), karena Ibu ini partner saya dalam joint menyajikan makanan takjil buka puasa di masjid, namaya bu Nanang. Dan Ibu Nanang dan Ibu RT rupanya akrab bersahabat.
Suatu hari mereka berdua ngobrol, dan bermaksud kerumah untuk menyampaikan sesuatu.

Bu RT : Saya mau kerumah warga, yang rumahnya didepan taman itu, sebelahnya rumah bu Joko

(Bu joko kondang bangettt yaak, dari tadi disebut mulu)

Bu Nanang : Itukan rumahnya Ibu Eny

Bu RT : Bu Eny yang mana?? Itu rumahnya pak Dave Buuu, orangnya sering mampir sini beli minum

Akhirnya …
Kringggggg... HP saya bunyi 

Suara bu Nanang : Bu ada dirumah kan? Rumah ibu sebelah mananya rumah pak Dave ya ??

Hwuakakakkakakakkkk… sampe gebresss berulang-ulang neeehh!!



Thursday, March 29, 2018

SIM Keliling - Perpanjang SIM


Jadi ceritanya saya perpanjang SIM A yang akan habis masa berlakunya awal April 2018.

Sebelumnya sudah kebayang gimana rempongnya saya harus ke Samsat Kebon Nanas yang kalo dari rumah saya harus melewati Pasar Gembrong.
Pasar Gembrong tau 'ndiri macetnya aujubilleh, apalagi untuk ke Samsat harus datang pagi kalau mau dapat antrian duluan, yang artinya itu waktunya lalulintas sangat padat, karena barengan orang berangkat kerja arah Kuningan, Sudirman.
Samsat Kebon Nanas yang paling dekat terjangkau dari rumah saya, daripada ke lokasi SIM keliling area Jakarta Timur lainnya.

Modal kegalauan tersebut, saya google sana-sini, cari info bisakah perpanjang SIM di lokasi dekat kantor saya sajahhhh. Saya beberapa kali lihat mobil SIM keliling di sekitar Carefour Harapan Indah Bekasi. Lokasi ini lumayan deket ke tempat saya bekerja.
Dan perpanjang SIM sudah bisa lintas area, maksudnya SIM domisili Jakarta bisa diperpanjang di area Bekasi (dan kota lainnya).
Alhamdulillah…

Sesuai jadwal SIM keliling berada di lokasi dimaksud, maka kemarin saya datang kesitu. Tulis daftar hadir sesuai urutan kedatangan, taruh copy KTP dimeja yang disediakan. Saya datang jam 8:45 sudah nomor 73 (beuhhhh!). 
Ngobrol-ngobrol dengan applicant lain, ternyata dari subuh sudah pada datang, tulis kehadiran untuk dapat nomor antrian.
Ya sudahlah, antri saja, sebagai warga negara yang baik, patuh sesuai aturan, urut sesuai antrian.

Syaratnya yang harus dibawa :
  • SIM, asli dan 1 copy  
  • KTP, asli dan 2 copy
  • Biaya Rp 135.000,-

Sudah itu saja. Nanti dipanggil sesuai nomor urut, dikasih form, isi dan tanda tangan, kemudian masuk kedalam mobil untuk photo, sidik jari jempol dan tandatangan. 
Sekitar 10-15 menit saja.
Tapi ngantrinya tadi boooow…. bikin lecek penampilan, jadi harap maklum kalo setiap hasil photo SIM saya, selalu tidak memuaskan (masa iye minta petugas polisi yang moto, ngulang-ngulang potion saya).
Biarkanlahhhh photonya seperti ituuuh, SIM jarang dilihat, adanya didompet terus.

Ok segitu laporan hari ini
Selamat hari Kamis, besok libuuuurrrr… (paskah 30 Maret 2018)




Wednesday, March 21, 2018

Teman lama-kah?

Ada chatt wa masuk dari nomor ga dikenal :

“apa kabar mpok?”  (“Mpok” panggilan mbak dengan bahasa betawi)
“maaf, ini siapa?”
“siapa lagi temen lo yang manggil lo ‘mpok, selain gue”  

Hhmmm ini kayaknya si Koo Ping Hoo, Cina Jatinegara yang logatnya betawi kental. Beberapa waktu lalu dia ganti nomor, dan nomor yang lama sudah saya delete, jadi saya mengira ini Koo Ping Hoo pake nomor lama yang sudah saya delete.

Ya udahh saya terusin deh obrolan chattnya, toh saya lagi ga sibuk.

“iye, kenape?, kalo mau main tebak-tebakan lyric lagu ‘ntar ye, gue lagi males google”

Nah loh keceplosan deh nyebut google. Saya selalu menjawab dengan benar tebak-tebakan lyric lagu-nya, bukan karena saya selalu tau (buseet dah.. siapa juga yg masih 100% inget lyric lagu 80an), tapi saya main curang, search mbah google, dan kayaknya dia ga tau saya curang… wkwkwkw.. ketawa gaya pak Sait (tonirozim).

Sahabat saya ini dari jaman saya kuliah, meskipun dari sejak lulus dulu baru ketemu lagi satu kali saat reunian sekitar 3 tahun lalu, tapi dalam kurun waktu lulus kuliah sampe sekarang, ini anak yang paling lumayan rajin kontak meskipun kadang-kadang ngilang bisa sampe tahunan, entah kemana (dan saya juga ga nyari). Tiba-tiba muncul aja sambil kirim tex lyric lagu, sebaris doank, dan saya disuruh nebak! 
Hahahah… gokils emang.

Dulu saat kuliah, saya dan si Koo Ping Hoo ini  ga pernah ngebahas pelajaran, ngebahasnya kira-kira kayak gini :
Robert plan suaranya 8 oktaf, lo tau ga?
Angus young  masih di AC/DC ga ?

“kenape lo, mau gantiin gitaris AC/DC!”

Wkwkwk.. ga mutu banget pembicaraannya, tapi lumayan, ngilangin ngantuk di kelas saat itu.
Itu alasannya dia kadang-kadang chatt saya dengan tebak lyric lagu, mungkin itu caranya dia kirim kabar.
Tapi kali ini Koo Ping Hoo chatt tidak kasih tebakan lyric lagu, tapi ada hal lain yang dia sampaikan, yang bikin saya mikir lagi “benar kah ini Koo Ping Hoo ?”

Chatt nya :
“mpok, lo mau/bersedia/rela tolongin gue ga?”
“tergantung lo minta tolongnya apa, emang lo minta tolong apa?”
“gue beli barang online, tapi karena rumah gue masuk-masuk gang, jadi akan kesulitan kurirnya nanti kirim barang. Lo mau ga, bayarin online, trus barangnya dikirim ke alamat lo, nanti gue ambil pake kurir?’

saya : “NGGAK!”

WADUHHHHHH… sereeeemmmm Ini pasti bukan Koo Ping Hoo
Gimana kalo barangnya ternyata barang terlarang?
Kalau barang itu aman sampe tujuan, orang tersebut (yang semula saya pikir Koo Ping Hoo) bisa aman suruh orang ambil ke alamat saya.
Trus kalau barang tersebut terlacak barang terlarang, dan bukti diatas kertas : yang beli saya, dikirim ke alamat saya... SAYA GEMANAAAA?

Ini pasti bukan Koo Ping Hoo! BUKAN BUKAN BUKAN!!
Saya juga sih sotoy main yakin duluan dia teman saya.
Sebenernya bisa saja saya telpon langsung ke nomor tersebut, untuk mastiin bener ga itu suara teman saya. Tapi males ah, saya yakin ini bukan dia!  saya lebih baik mundur dari masalah! BLOCK!

Lain waktu saya akan pastikan telpon ke Koo Ping Hoo ke nomor dia yang sebenarnya, yg sudah di save di HP saya.

Sekian laporan saya hari ini.
Selamat hari Rabu




Friday, March 16, 2018

HUTANG


Sering merasa serba salah, dan akhirnya feeling guilty ketika menolak permintaan hutang dari orang-orang dekat.
Seseorang memberi hutang seringkali bukan karena uangnya berlebih, tapi lebih karena mendahulukan si penghutang dengan men-skip kebutuhan lain yang sudah di forecast-kan.
Ketika saya mendahulukan penghutang, pertimbangannya karena dia memerlukan mendesak.
Tapi ketika keadaannya terus-terusan mendesak, mau ga mau saya harus bisa bilang NO. Itu namanya never ending story

Begini adabnya Hutang piutang dalam Islam, yang saya ambil dari berbagai sumber :
  1. Ada perjanjian tertulis dan saksi yang dapat dipercaya.
  2. Pihak pemberi hutang tidak mendapat keuntungan apapun dari apa yang dipiutangkan.
  3. Pihak piutang sadar akan hutangnya, harus melunasi dengan cara yang baik (dengan harta atau benda yang sama halalnya) dan berniat untuk segera melunasi.
  4. Sebaiknya berhutang pada orang yang shaleh dan memiliki penghasilan yang halal.
  5. Berhutang hanya dalam keadaan terdesak atau darurat.
  6. Hutang piutang tidak disertai dengan jual beli.
  7. Memberitahukan kepada pihak pemberi hutang jika akan terlambat untuk melunasi hutang.
  8. Pihak piutang menggunakan harta yang dihutang dengan sebaik mungkin.
  9. Pihak piutang sadar akan hutangnya dan berniat untuk segera melunasi.
  10. Pihak pemberi hutang boleh memberikan penangguhan jika pihak piutang kesulitan melunasi hutangnya.

Bahaya, apabila point nomor 5 diabaikan, misal, karena pingin membeli kebutuhan-kebutuhan yang tidak penting, karena pingin pegang duit banyak, tapi uangnya dapat dari hutang sana-sini, akibatnya berhutang lagi untuk gali lubang tutup lubang. Yang seperti ini yang parah, karena dari awalnya sudah salah.

Hadist Riwayat HR.AL-Bukhari dibawah ini, tepat untuk kondisi si penghutang tsb :

“Sesungguhnya seseorang apabila berhutang, maka dia sering berkata lantas berdusta 
dan berjanji, lantas memungkiri” (HR. AL-Bukhari)

Bener banget! Karena si penghutang jadi sering kasih alasan bohong untuk mendapatkan hutang berikutnya.
Kasihan, benar, tapi lebih kasihan lagi kalau kita kasih terus menerus, maka dia tidak akan belajar bagaimana caranya hidup menyesuaikan penghasilan, bukan lebih besar pasak daripada tiang.

Berhutang memang diperbolehkan, namun menghindarinya adalah lebih baik
Setiap rezeki sudah diatur oleh Allah SWT, hanya tinggal bagaimana kita menjemput rezeki tersebut, terutama agar mendapatkannya dengan cara yang halal.
Jangan mudah tergiur dengan kemewahan sesaat, perbanyaklah berdzikir dan berdoa agar diberi rezeki yang halal dan berkah.
Jika memang sangat amat terpaksa untuk berhutang, maka itu lebih baik dilakukan daripada berbuat maksiat seperti mencuri. Tapi harus diingat, tujuan berhutang adalah murni untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan cara yang baik pula. Serta, harus diniatkan untuk segera melunasi hutang agar tidak menjadi penghalang di akhirat nanti.

"Siapa saja yang berhutang lalu berniat tidak mau membayarnya, maka dia akan bertemu Allah 
(pada hari kiamat) dalam status sebagai Pencuri." (HR Ibnu Majah)


---------------
kauyangberjanjikauyangmengingkari 

Friday, March 9, 2018

Dosa Jariyah

Sejak Kartika Putri berhijab, Alhamdulillah setidaknya banyak yang mulai melek apa itu dosa jariyah.
Sumber dosa jariyah banyak, tapi mbak cantik ini menjabarkan sesuai apa yg dirasakan dan dialaminya. Begitu juga saya, hanya akan menjabarkan apa yang yang saya lihat dan membuat saya resah.
Saya risih dan resah liat artis-artis muda Indonesia pamer poto “liburan bersama pacar” di Instagram. Jangan dipikir yang namanya liburan tersebut adalah piknik jalan-jalan ke Ancol, Taman Safari, apalagi Ragunan. Yang dimaksud liburan mereka adalah jauhhh melancong keluar negeri, layaknya suami  istri sedang honeymoon. Kemudian poto-poto kemesraan tersebut ditangkap dan disebarkan di account gossip, kemudian dilihat oleh ratusan ribu follower, yang sebagian besar usia muda dan gamang. Kira-kira yang dipikir netizen/follower tentang poto itu apa ya?
Mereka sebagian besar menganggap itu biasa saja, artinya liburan jauhhh (udah pasti nginap) berdua dengan yang bukan muhrim-nya, biasa saja.
Ketika saya masuk dengan comment yang berbeda, bahwa hal tersebut tidak baik, maka netizen follower account gossip tersebut rame-rame menyerbu saya, dengan kata-kata :

“kurang piknik ya? Mau banget diajak piknik”
“Jangan berpikiran kotor, belum tentu mereka satu kamar!”

COME ON… “belum tentu mereka satu kamar” wkwkwkwkw.. naif-naif banget ya netizen followernya account gossip tersebut.
Tapi taukah, bagaimana efeknya ‘poto liburan bersama pacar’ berdampak pada anak-anak muda, terutama teenager, yang dalam usia masih gamang?
Selama mereka tidak dibekali ilmu agama yang baik, mereka akan berpikir hal itu biasa, bukan dosa, bukan zinah ataupun maksiat dan bukan tidak mungkin mereka mengikuti apa yang dilakukan sang artis, walaupun tidak mungkin mereka mengikuti liburan ke Maldives, tapi mereka mencotoh perbuatan idolanya.

Taukah Anda bahwa hal yang dilakukan si artis kira-kira sama saja dengan mempelopori perbuatan maksiat.
Mempelopori dalam arti dia melakukan perbuatan maksiat itu di hadapan orang lain, sehingga banyak orang yang mengikutinya. Meskipun dia sendiri tidak mengajak orang lain untuk mengikutinya.

Dalam hadis dari Jarir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

 “Siapa yang mempelopori satu kebiasaan yang buruk dalam islam, maka dia mendapatkan dosa keburukan itu, dan dosa setiap orang yang melakukan keburukan itu karena ulahnya, tanpa dikurangi sedikitpun dosa mereka.” (HR. Muslim).

Orang ini tidak mengajak lingkungan sekitarnya untuk melakukan maksiat yang sama. Orang ini juga tidak memotivasi orang lain untuk melakukan perbuatan dosa seperti yang dia lakukan. Namun orang ini melakukan maksiat itu di hadapan banyak orang, sehingga ada yang menirunya atau menyebarkannya.
Itu namanya Dosa Jariyah!
Dosa yang tetap terus mengalir, sekalipun orangnya telah meninggal. Dosa yang akan tetap ditimpakan kepada pelakunya, sekalipun dia tidak lagi mengerjakan perbuatan maksiat itu.
Betapa menyedihkan, di saat semua orang membutuhkan pahala di alam barzakh, dia justru mendapat kucuran dosa dan dosa. Anda bisa bayangkan, penyesalan yang akan dialami manusia yang memiliki dosa jariyah ini.

(QS. an-Nahl: 25)
Mereka akan memikul dosa-dosanya dengan penuh pada hari kiamat, dan berikut dosa-dosa orang yang mereka sesatkan yang tidak mengetahui sedikitpun (bahwa mereka disesatkan).

Mbak Karput cantik, terima kasih, akhirnya saya terinspirasi untuk meneruskan tulisan ini yang sudah lumayan lama nongkrong di computer saya. Semoga tulisan mbak di IG dan artikel ini menjadi Amalan Jariyah yang akan terus mengalir pahala-nya. Aamiin yaa Robbal Alamiin.

Jum'at barokah