Thursday, November 29, 2012

Ijin kerja WNA pemegang Kitas sponsor istri

Saya lagi google tentang penerapan Undang-undang Keimigrasian No.6 tahun 2011, mengenai apakah WNA yang menikah dengan WNI masih perlu Work Permit untuk bisa bekerja di Indonesia, sehubungan dengan bunyi pasal 61 sebagai berikut :
 
"Pemegang Izin Tinggal terbatas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 52 huruf e dan huruf f dan pemegang Izin Tinggal Tetap sebagaimana dimaksud dalam Pasal 54 ayat (1) huruf b dan huruf d dapat melakukan pekerjaan dan/atau usaha untuk memenuhi kebutuhan hidup dan/atau keluarganya."
 
Dan saya dapat dari http://www.merdeka.com/khas/berharap-pemerintah-melunak.html artikel dibawah ini.
Semoga bermanfaat untuk yang sedang cari-cari info mengenai hal tersebut. 

Berharap pemerintah melunak
Reporter : Mohamad Taufik
Senin, 14 Mei 2012 10:49:51
                                                                                                                         

Tidak semua orang asing di Indonesia hidupnya enak. Ketika beberapa bule perlente nyaman dengan posisinya sebagai direktur utama perusahaan tersohor, banyak pula bule hidupnya jauh dari posisi itu. Bahkan, beberapa di antara mereka menjadi penjaga rumah makan, membuka bengkel, tak sedikit yang menganggur. Penyebabnya, Undang-undang ketenagakerjaan mensyaratkan ada perusahaan penjamin bagi orang asing bekerja di Indonesia.

"Kasihan banget. Bahkan ada yang kondisinya memprihatinkan, hidupnya kesusahan setelah tidak punya pekerjaan," kata Ade Hartmann, Pengurus Persatuan Organisasi Perkawinan Campuran, Rabu sore pekan lalu.

Berdasar catatan Direktorat Izin Tinggal dan Keimigrasian Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, hingga 2012 tercatat 123.277 orang asing. Sebanyak 116.315 pemegang surat izin tinggal sementara (ITAS) dan 6.962 orang pemegang surat izin tinggal tetap (ITAP). Sebagian besar dari jumlah itu pelaku pernikahan campur. Sebagian lagi orang asing dengan izin kerja sementara. Mereka memiliki posisi tinggi di perusahaan asing.

Pelaku pernikahan campur berasal dari berbagai Negara, misalnya Jerman, Perancis, Amerika, Australia, Jepang ,dan Korea. Kebanyakan lelaki.Biasanya setelah menikah, mereka menetap di negara pria, setelah itu pindah ke Indonesia. Permasalahan pertama biasanya soal pekerjaan. Mereka baru sadar mencari kerja bagi orang asing di Indonesia itu ribet.

"Saya sendiri baru tahu, ternyata ribet. Tidak cuma mencari kerja saja ribet, urusan properti juga ribet. Sampai sekarang saja saya masih ngontrak," ujar Ade Hartmann, bendahara Perkawinan Campur Indonesia. Karena itu jangan heran beberapa orang asing banyak membuka bisnis kecil-kecilan, misalnya di Bali. "Di sana banyak bule membuka toko-toko kecil, rumah makan, cafe, dan gerai kesenian."

Rinawati Prihatiningsih, Ketua lembaga swadaya masyarakat KCP Melati Tangan Ibu yang fokus terhadap isu perkawinan campuran berharap pemerintah melunak dan segera merevisi aturan ketenagakerjaan itu. Menurut dia, Undang-undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 tidak sejalan dengan undang-undang keimigrasian baru Nomor 6 Tahun 2011.

Rinawati menjelaskan pasal 61 undang-undang keimigrasian menegaskan pelaku nikah campur berhak bekerja menafkahi keluarganya. Tapi pasal itu bertolak belakang dengan pasal 42 undang-undang ketenagakerjaan. Dalam beleid itu, pelaku nikah campur, khususnya orang asing, dibatasi dalam bekerja karena harus mengantongi izin bekerja. "Artinya mereka harus mendapatkan sponsor," ujarnya.


--------------------------------

UU No. 13 tahun 2003 - Tentang Ketenagakerjaan

BAB VIII
PENGGUNAAN TENAGA KERJA ASING
Pasal 42 


(1) Setiap pemberi kerja yang mempekerjakan tenaga kerja asing wajib memiliki izin tertulis dari Menteri atau pejabat yang ditunjuk.
(2) Pemberi kerja orang perseorangan dilarang mempekerjakan tenaga kerja asing.
(3) Kewajiban memiliki izin sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), tidak berlaku bagi perwakilan negara asing yang mempergunakan tenaga kerja asing sebagai pegawai diplomatik dan konsuler.
(4) Tenaga kerja asing dapat dipekerjakan di Indonesia hanya dalam hubungan kerja untuk jabatan tertentu dan waktu tertentu.
(5) Ketentuan mengenai jabatan tertentu dan waktu tertentu sebagaimana dimaksud dalam ayat (4) ditetapkan dengan Keputusan Menteri.
(6) Tenaga kerja asing sebagaimana dimaksud dalam ayat (4) yang masa kerjanya habis dan tidak dapat di perpanjang dapat digantikan oleh tenaga kerja asing lainnya.


Ditelpon penipu lagi


ehh, barusan saya ditelpon lagi sama penipu yang modusnya “anak kecelakaan”. Kali ini saya lagi banyak waktu untuk ngeladenin telponnya. Percakapannya seperti ini :

Penelpon :  “Bu, ini dari sekolahan anak ibu. Anak ibu kecelakaan”.  Suaranya di panik-panikin dan back soundnya rame, seolah di sekolah (padahal mungkin di telpon umum rumah sakit jiwa ..hahaha).

Saya : “Dari sekolah mana ya? Anak saya yang mana ? anak saya banyak” . Saya pura-pura panik, tapi bikin keki si penelpon.

Penelpon : “Anak Ibu yang laki-laki, yang badannya gemuk”

Saya : “sorry, anak saya kurus-kurus”

……. GGLODAAAAKK !!  terdengar telpon ditutup disana.

Hahahahaha….  Ga pernah liat blog saya kali yeee si penipu, ga liat anak saya kurus-kurus.

Heran, masihhhh aja demen nelpon saya.
Kayaknya si penelpon ngacak aja dial telpon orang, ngarepnya  dapat mangsa yang bisa dibohongin kemudian  digiring ke ATM untuk transfer uang ke penipu dengan alasan biaya darurat untuk beli darah karena anak dimaksud banyak mengeluarkan darah.

Ancurrr nih.. manusia! Ga ada kerjaan lain apa, selain kerja nipu orang?! 

Saturday, November 24, 2012

Penghasilan Tidak Kena Pajak - PTKP 2013

Melalui Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesai nomor 162/PMK.011/2012 tanggal 22 Oktober 2012 dikeluarkan kebijakan baru mengenai kenaikan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) 2013 menjadi Rp 24.300.000,- (sebelumnya Rp 15.840.000,-)

Dengan begitu pajak penghasilan para karyawan TURUN !
Artinya penghasilan yang dibawa pulang (take home pay) naik.

Kebayang.. .. pasti teman-teman di kantor lama seneng banget nih.

Buat saya kenaikan PTKP ini tidak ber efek sama sekali, karena saat saya di recruit di perusahaan ini, salary yang saya minta adalah take home pay. Jadi naik turunnya PTKP adalah urusannya perusahaan.

Sebelum disini, beberapa kali saya  pindah kerja, dengan negosiasi gaji yang salah, karena saat saya terima salary yang saya terima adalah setelah dipotong pajak penghasilan.
Saat saya complaint ke Personalia, kenapa salary yang saya terima tidak sesuai dengan saat negosiasi ? 
Dijawab : Kewajiban warga negara untuk membayar pajak penghasilan.

Mau mendebat bagaimanapun saya kalah pada saat itu, apalagi Personalianya satu almamater sama si Gayus. Bukan bermaksud nyamain korupsi-nya, tapi sama sama lulusan STAN, yang sudah pasti jago mendebat saya (sampai pagi pun) untuk urusan pajak.

Harusnya, saat recruitment mereka menjelaskan kepada calon karyawan mengenai pajak ini, sehingga saya tau berapa jumlah yang nanti saya terima.

Dulu setiap bulan miris rasanya menatap slip salary dengan potongan pajak yang WOWWWWW… ga rela banget..   

But it’s over now, saya sudah tidak disana lagi. Thanks GOD, Alhamdulilah. Disini saya jauhhhh lebih baik, dan perusahaan lebih memandang karyawan sebagai  asset perusahaan, bukan jongos yang ngenger karena butuh kerja.

Wednesday, November 21, 2012

Penipuan by phone modus anak kecelakaan

Barusan dapet telpon ke direct line :

Penelpon : Bu, ini dari sekolah, anak ibu jatoh di tangga,kepalanya pecah, pendarahan”
Saya        : O, BIARIN AJE deh !

“Gubrakkk” terdengar telpon ditutup dengan cara dibanting.

Saya langsung telpon ke sekolah, minta  guru bagian piket cek keberadaan kedua anak saya di kelasnya masing-masing.

Sementara nunggu 10 menit sampe guru piketnya selesai nge cek ke kelas anak-anak, saya sms ke dua anak saya :

"Are you Ok, Kakak , Adek ? mama barusan ditelpon orang ke direct line, katanya anak mama jatoh di sekolah, kepalanya pendarahaan. Padahal Kakak, Ade ga tau direct line mama, jadi mama rasa itu penipuan, but please confirm that both of you are OK."

Kakak bales sms : “I’m ok mah, lagi belajar”

Saya telpon lagi ke sekolah, follow up ke guru piket, di konfirmasi : “Anak-anak ibu baik-baik saja , lagi belajar di kelas”

Uuuhhhh… dasar penipu!! Buaya mau dikadalin!!!

Sunday, November 18, 2012

TERIYAKI AYAM – DAGING SAPI – TAHU

Bahan :
¼ bagian Ayam bagian dada, potong kotak-kotak
5 sdm daging sapi yang sudah diiris tipis-tipis
1 tahu cina potong memanjang
3 buah bawang merah, iris tipis
4 buah bawang putih, iris tipis
3 cabai rawit merah, iris-iris.
1 buah bawang bombay
3 cm Jahe, di keprek
2 sdm Kecap manis
2 ½  sdm kecap Teriyaki (1 1/2 sdm untuk marenaide)
½ sdt lada hitam bubuk
½ sdt bawang putih bubuk
Garam secukupnya
2 sdm minyak goreng
Air matang secukupnya
1 ½ sdm tepung maizena, dilarutkan dengan 1/4 gelas air

Cara buat :
  • Marenaide :  potongan daging  ayam dan irisan daging dengan  bawang putih bubuk, lada hitam bubuk, 1 ½  sdm kecap teriyaki dan garam. Diamkan sekitar 15 menit.
  • Goreng setengah matang tahu cina. Sisihkan.
  • Tumis irisan bawang merah, kemudian masukan irisan bawang putih, tumis sampai harum
  • Masukan ayam dan daging sapi yang sudah di marenaide, jahe, kecap teriyaki dan kecap manis. Aduk sampai berubah warna.
  • Tambahkan air matang, tutup wajan, masak sampai ayam dan daging sapi matang, dan air tinggal sedikit (cukup).
  • Masukan tahu yang sudah di goreng dan bawang bombay, dan irisan cabe rawit merah, aduk sebentar.
  • Masukkan sedikit demi sedikit larutan tepung maizena sambil diaduk perlahan sampai kuah mengental.

Matang, angkat, sajikan dengan nasi hangat pulen dan wangi pandan... hmmm yummy.







Wednesday, November 14, 2012

Kangkung cah ayam dan daging sapi

Memanfaatkan bahan mentah yang ada di kulkas, sore tadi saya masak Kangkung cah ayam daging sapi. 
Harusnya sih memang telur puyuh pasangannya, tapi karena nggak sabar ngupas telur puyuh yang kecil-kecil, dan saya kalo ngupas telur puyuh bagian putih telurnya  selalu kebawa sama kulit telurnya, jadinya mending yang gampang-gampang saja lah..

Bahan-bahan:
  • 2 ikat kangkung
  • ¼ ekor ayam bagian dada, potong kotak-kotak
  • Kurang lebih 3 sdm daging sapi yang sudah di iris tipis-tipis 
  • 3 buah bawang putih, iris tipis
  • 3 buah bawang merah, iris tipis
  • 1 buah tomat ukuran sedang, potong sesuai selera 
  • 4 buah cabe rawit merah, iris-iris sesuai selera
  • 3 cm Jahe, di keprek
  • ½ sdt Lada hitam bubuk
  • 1 sdm kecap manis
  • 1 sdt kecap asin 
  • 1 sdm Saus tiram
  • Garam secukupnya 
  • 1 sdm tepung maizena, dilarutkan dalam ¼ gelas air
  • Air matang secukupnya
Cara Memasak:
  1. Tumis bawang merah, bawang putih diatas wajan dengan api sedang, sampai harum.
  2. Masukkan ayam potong dan daging iris, aduk sebentar
  3. Masukan jahe, Lada hitam bubuk, kecap manis, kecap asin, saus tiram dan garam, aduk sebentar
  4. Masukan air matang, tutup wajan, masak dengan api sedang sampai ayam dan daging sapi empuk dan matang.
  5. Kecilkan api, lalu masukkan kangkung, irisan tomat dan irisan cabe rawit merah, aduk sebentar sampai kangkung layu (tapi jangan terlalu masak).
  6. Masukkan tepung maizena yang sudah dilarutkan, sambil diaduk kangkung perlahan sampai kuahnya agak mengental.
    Angkat dan sajikan.




Menikah dengan WNA

Haiiiii… lama juga ya ga nulis di blog.
Karena ada beberapa pertanyaan mengenai persyaratan menikah di Indonesia dengan WNA, maka saya sharing disini mengenai apa yang dipersiapkan untuk menikah dengan WNA secara muslim, sesuai persyaratan yang ditentukan. 
Mudah-mudahan berguna.

Pernikahan muslim didaftarkan di KUA setempat. 

Dokumen-dokumen yang diperlukan dari calon yang WNA adalah :
1.    Birth certificate / Akta lahir
2.    Dissolution married certificate (bila sudah pernah menikah dan cerai) 
3.    Paspport 
6.    Pas photo ukuran 2x3 4 (empat) lembar

Birth certificate dan Dissolution married certificate diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh penerjemah disumpah.

Certificate of No impedement to marriage (CNI) di apply di kedutaan negara asal WNA di Indonesia, karena suami saya Australian, maka applynya di kedubes Australia di HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta.
Note : 
CNI asli akan diambil oleh KUA, maka sebaiknya di scan dulu dan copy banyak-banyak, karena kelak dibutuhkan untuk setiap urusan imigrasi si WNA.

Surat keterangan kepolisian (STM) adalah tanda lapor diri, di apply berdua ketika WNA nya sudah di Indonesia. Apply-nya ke bagian Inteligen Polres setempat dimana domisili KTP Anda berada.

Dokumen-dokumen yang diperlukan dari calon yang WNI sbb : 
1. Photo copy KTP
2. Photo copy Kartu Keluarga
3. Surat pernyataan belum pernah menikah diatas materai Rp 6000,- diketahui oleh RT, RW dan Lurah setempat, atau Surat cerai (apabila sudah pernah menikah dan cerai).
4. Surat keterangan untuk menikah dari Kelurahan setempat, yaitu model N1, N2 dan N4
5. Pas photo ukuran 2x3 4 (empat) lembar

Semua dokumen calon istri dan calon suami diserahkan ke KUA setempat, untuk didaftarkan mengenai : 
1. Dimana tempat berlangsungnya pernikahan  
2. Kapan jadwal pelaksanaan pernikahan  
3. Siapa penghulu yang akan menikahkan 

Selamat menempuh hidup baru, semoga menjadi keluarga sakinah, mawadah dan 
warohmah. Aamiin.