Thursday, December 7, 2017

Daging Sapi Masak Nanas

Memanfaatkan daging sapi yang nganggur di kulkas, dan tadinya saya tidak tau mau dibikin apa, akhirnya cari ide di google, dan jadilah masakan ini dengan sedikit modifikasi ala saya.

Bahan :
  • 250 gr Daging sapi, potong kecil-kecil
  • 1 buah Nanas madu, ukuran sedang, potong sesuai selera
  • 3 siung Bawang putih, iris halus
  • 2 Cm Jahe, tumbuk halus
  • 2 buah Cabe merah besar, buang bijinya, iris sesuai selera
  • 1 buah Bawang bombay, iris sesuai selera
  • 2 Sdm Saus tomat
  • ½ Sdm Saus tiram
  • 1 Sdt Lada halus
  • 1 buah Pekak (kembang lawang)
  • 4 butir Cengkeh
  • Air matang secukupnya
  • 1 sdm Minyak untuk menumis

Cara buat :
  1. Tumis bawang putih sampai harum, lalu masukkan Jahe, tumis sampai harum
  2. Kemudian masukkan Pekak dan Cengkeh, oseng.
  3. Masukkan daging sapi, aduk merata
  4. Masukan air matang,  masak sampai daging empuk dan air berkurang.
  5. Tambahkan Saus tomat, Saus tiram, Lada halus, aduk.
  6. Masukkan Nanas, irisan cabai, irisan bawang Bombay, aduk merata sampai kuah mengental.
  7. Tambahkan garam, cicipi rasanya.
  8. Angkat, siap dihidangkan dengan nasi panas.



Thursday, November 30, 2017

Quantum Ikhlas

Me-refreshing ilmu Mind Management dari mas Nunu (RB Sentanu) dan ilmu Meditasi dari Bp. Merta Ade (Bali Usade), saya menemukan tulisan dibawah ini yang sangat berguna untuk saya pelajari lagi dan  practiced.

~~~~~
Otak sadar manusia layaknya bongkahan gunung es yang muncul di permukaan. Selebihnya berupa alam bawah sadar yang memiliki kekuatan maha dahsyat. Banyak keberhasilan bisa diperoleh dari mengelola alam bawah sadar.
Pernahkah kita berpikir sejauh mana kemampuan otak kita? Yang kita pahami selama ini, kemampuan otak kita hanyalah secara analistik, namun kita tak pernah menyadari bahwa kemampuan otak manusia tak hanya sekedar analistik. Ada banyak hal yang bisa diungkapkan dalam otak.

Secara garis besar, otak manusia terbagi dalam dua bagian, otak kanan dan otak kiri.

Otak kiri memproses segala macam angka, matematika, bahasa, hitung-hitungan dan sebagainya.

Otak kanan, memproses segala macam keindahan, tata kata tak lagi tersusun secara verbal. Musik dan warna-warna indah adalah basil kerja otak kanan.

Hanya sebatas itukah otak kita? Tidak. Layaknya gunung es yang muncul di permukaan, yang tampak hanya 12% saja, 88% sisanya masih tenggelam di dalam lautan.

Yang 12% itu disebut sebagai Alam pikiran sadar (conscious mind). Sisanya, 88%, disebut Alam bawah sadar (subconsious). Antara alam sadar dan bawah sadar dibatasi sebuah garis filter yang disebut reticular activating system. Garis ini berfungsi melindungi manusia dari informasi-informasi yang tak perlu, sehingga seseorang tetap terlihat sadar dan waras. Nah, selama ini, kemampuan otak yang digunakan oleh manusia hanya 12%, sisanya tenggelam dalam diri kita.

Bayangkan, dengan 12% dari keseluruhan otak manusia, kita sudah sedemikian hebat. Bisa hitung-hitungan, bisa menelorkan gagasan-gagasan managemen yang begitu spetakuler, mampu menghasilkan sebuah tayangan televisi fenomenal, dan sebagainya. Lalu bagaimana kalau kemampuan otak yang 88% itu kita bisa manfaatkan? Hasilnya tentu saja lebih luar biasa.

“Alam bawah sadar kita sangat kuat sekali. Dalam proyeksi kehidupan, alam bawah sadar ini merupakan sebuah gudang yang luas, yang menyimpan semua pengalaman hidup kita, citra diri kita,” demikian kata RB Sentanu, Direktur Mind Management Center dari Katahati Institute, Jakarta.

Alam bawah sadar bisa terprogram. Dan, kata-kata yang negatif lebih cepat diserap dan tersimpan dalam gudang alam atau pikiran bawah sadar. Sebagai contoh, seperti yang dialami Yudi Sujana, seorang Direktur Lembaga Pendidikan Bahasa Asing Interlingua Bandung. Ketika duduk di sekolah dasar, guru Yudi terlihat putus asa melihat nilai matematikanya selalu empat. Sang guru pun berkata, “Kamu bodoh, tak bisa hitung-hitungan.” Seiring pertumbuhan dirinya, Yudi pun membenci matematika dan merasa bodoh di bidang yang satu ini. “Sebetulnya, ketika dibilang bodoh, tanpa disadari kita mencitrakan diri sebagai orang bodoh, dan alam bawah sadar mengambil alih pencitraan diri Anda. Setiapkali Anda mencoba menghitung dan merasa bodoh, alam bawah sadar memasuki pikiran Anda, mengatakan bahwa Anda tidak bisa matematika,” urai Nunu.

Kekuatan alam atau pikiran bawah sadar begitu besar. Kekuatan pikiran bawah sadar dapat dimanfaatkan untuk mencapai tujuan 3 sampai 7 kali lebih cepat, dengan skill relaksasi sebagai keuntungan tambahan. “Jika kita mampu memanfaatkan gudang kehidupan kita yang begitu besar itu, bayangkan pula bagaimana kehidupan kita kelak,” kata Nunu.

Dan, untuk menularkan kemampuan menyingkap kekuatan pikiran bawah sadar itu, pada 1988, bersama kawan-kawannya, Nunu mendirikan Katahati Institute. Lembaga ini bertujuan membantu dan melayani sesama manusia yang memiliki niat untuk berubah dan memutuskan untuk menjadikan dirinya sebagai titik-awal perubahan itu. “Terobosan teknologi penggunaan otak dan pikiran saat ini luas terbukti menentukan keunggulan seseorang dalam profesinya masing-masing,” tutur Nunu.

Bagaimana teknik mengeksplorasi otak dan pikiran tersebut? Sebagai langkah awal, maka perlu dipahami kondisi otak manusia. Yakni, terbagi dalam empat bagian, BETA, ALPHA, THETA dan DELTA.

Kondisi DELTA
Adalah kondisi pada saat manusia sedang tidur. Kecepatan gelombang otak pada saat tidur hanya 0,5 sampai 3,5 putaran perdetik.

Kondisi Delta diperlukan oleh tubuh, karena pada saat itu tubuh kita melakukan peremajaan terhadap sel-sel tubuh. Tentu saja, dalam hal ini tertidur lelap, bila kondisi tidak dalam tertidur nyenyak, maka yang terjadi adalah sebagian anggota tubuh kita tidak melakukan peremajaan atau penyembuhan, akibatnya kita sering mengalami rasa sakit saat bangun tidur.

KONDISI THETA
Adalah saat gelombang otak manusia mencapai 3,5 sampai 7 putaran perdetik. Pada saat otak dalam kondisi Theta, pikiran pun menjadi kreatif dan inspiratif. Keadaan Theta adalah dimana kita bisa bermimpi, berkhayal, dan kalau kita sadari sejumlah filsuf ataupun ilmuwan seperti Thomas Alfa Edison menciptakan sebuah karya spetakuler dalam keadaan Theta.
Keadaan Theta yang sangat sugestif adalah saat tubuh menyembuhkan dirinya sendiri, seorang penderita kanker bisa sembuh karena menempatkan dirinya dalam kondisi Theta.
Keadaan Theta bisa dibentuk pada saat meditasi. Dalam keadaan Theta, pikiran akan menjadi sangat jernih, bahkan tubuh kita pun tak terasa, begitu juga dengan kaki, tangan.

KONDISI ALPHA
Kondisi yang paling penting untuk menembus pikiran bawah sadar adalah Alpha. Dalam kondisi Alpha kita bisa membuka pintu gerbang menuju 88 persen kekuatan alam bawah sadar.
Kondisi Alpha adalah kondisi yang sangat rileks atau sama persis ketika kita berkhayal dan melamun. Kecepatan gelombang Alpha mencapai 7 sampai 13 putaran perdetik.
Yang membedakan kondisi Alpha dengan Theta adalah kesadaran kita, Alpha masih merasakan anggota tubuh kita.

KONDISI BETA
Sementara kondisi Beta adalah kondisi di mana kita bisa sepenuhnya sadar. Dalam kehidupan sehari-hari saat kita terbangun dan memulai aktivitas, maka kondisi tersebut dapat dikatakan sebagai kondisi Beta.

Lalu bagaimana cara menembus pikiran bawah sadar kita?
Cara yang mudah adalah membalikkan mata kita ke atas dan memejamkan mata, lalu pikiran pun membawa kita ke dalam kondisi Alpha, melarutkan kita dalam suasana yang nyaman dan penuh ke dalam kedamaian.

“Bayangkanlah sebuah rumah penuh kedamaian, rumah yang nyaman, rumah impian. Lelapkan diri kita ke sebuah kursi yang membawa kita merasa terlena dan sangat nyaman,”

Mas Nunu bilang, membayangkannya bebas, tidak harus sebuah rumah, tapi bisa dimana saja, kondisi apa saja yang penting kita sangat nyaman berada disitu.

Kalau saya membayangkannya :
“Saya berada disebuah hamparan luas, menatap langit jernih dengan ribuan taburan bintang berkelip, malam diterangi bintang dan bulan, angin lembut membelai kulit, sayup terdengar lantunan ayat-ayat Alquran.”

Di kondisi ini saya bisa merasakan tangan saya terbelai angin, dan dalam pejaman mata membayangkan visual tersebut, saya tersenyum menikmati suasana nyaman.

Kondisi Alpha pun dapat terbangun melalui meditasi. Meditasi yang sempurna adalah kedua telapak tangan saling membuka, pada saat itulah energi alam akan menyatu dan berputar dalam keseluruhan tubuh. Ditunjang sebuah musik yang indah dan syahdu, suasana Alpha akan mudah terbangun.

Saya pernah belajar meditasi bersama teman teman, gurunya Bp. Merta Ade dari Bali Usade Meditasi.

Di kondisi Alpha kalau tidak bisa mengendalikan, bisa bablas masuk ke Delta, yaitu kondisi tidur, karena saya mendengar ada teman yang mendengkur/ngorok, saat seharusnya berada di Kondisi Alpha.. hahahah.
Dalam keadaan Alpha, sebuah pintu ke alam bawah sadar terbuka. Saat masuk dan menjelajah alam bawah sadar, kita bisa memprogram hidup kita seperti apa yang kita mau. Misal

“Aku bergaji Rp 40 juta di bulan Januari 2018”

“Aku berada di Mekah dihari ulang tahunku April 2018”

Bahasa seperti itulah yang harus diucapkan. Jangan sekali-kali menyebutkan kata-kata, “Aku ingin” atau “Aku mau” Sebab Beta akan mengacaukan keinginan yang disebut dalam Alpha, karena, yang perlu diketahui : Pikiran bawah sadar tidak pernah mengetahui perbedaan antara imajinasi dengan kenyataan. Pikiran bawah sadar tidak pernah memiliki mekanisme untuk mengetahui hal-hal yang nyata ataupun bukan.

Sifat Beta selalu meragukan. Kondisi Beta akan mendorong kita untuk merasa ragu melakukan sesuatu. Karena itu, alam bawah sadar memerlukan sifat tegas, tentu saja dibarengi dengan unsur emosi yang kuat, dalam hal ini hindari emosi negatif, tetapi gunakan emosi positif.

Ada 4 hukum pikiran bawah sadar, yaitu :

  1. Positif
  2. Kalimat saat ini (present tense)
  3. Bersifat pribadi, dan
  4. Pengulangan.

Dalam memprogram diperlukan emosi positif dengan mencurahkan segenap jiwa. Saat meditasi, kita harus membayangkan bahwa keinginan kita benar-benar terjadi. Ketika menginginkan berada di kota nabi, maka pikiran alam bawah sadar kita tuntun dan ciptakan sebuah visual  tersebut.
Begitu juga saat kita menginginkan gaji Rp 40 juta perbulan, maka visualisasikan dalam alam pikiran bahwa kita menerima uang sebanyak itu.

Mengenai visualisasi tersebut, karena kita harus mem-visualkan secara tegas dan detail, ya artinya harus detail..., jangan salah membayangkan, mau BMW sport dark orange malah jadi BAJAY (hahhaha), inget postingan ini.

Ya udah, segitu dulu pelajaran hari ini.
Oh ya, artikel diatas ada di computer saya sudah 2 tahun lalu, sumbernya saya lupa, karena ga di copy paste saat itu. Saya edit dengan beberapa tambahan berdasarkan pengalaman pribadi, dan saya posting disini untuk saya pelajari lagi dan InshaAllah bisa saya praktekkan lagi.
Sayang hasil training bagus begitu, kalo dibuang begitu saja.



Tuesday, November 28, 2017

Belum move on dari "Pengabdi Setan"

Ini email saya kepada Ibu kepala bagian Finance yang saya combine dengan scenario Pengabdi Setan versi saya.

Dear Ibu,
Apakah sudah ada yang menyisirkan rambut Ibu?
Bu, karyawan kita yang meninggal tanggal 13 November lalu namanya Abdi (kepanjangan dari pengABDI setan), sehubungan dengan hal tersebut, saya dapat informasi dari Relation Officer (RO) BPJS Ketenagakerjaan (Jamsostek) mengenai penonaktifan karyawan yang meninggal dunia.
Saya lampirkan, info dimaksud by attachement file.
Staff Ibu saya kirim CC

Penonaktifan karyawan meninggal dunia harus plus 1 bulan.
Contohnya sebagai berikut :
Karyawan bernama pengABDI setan meninggal tgl 13 November, maka iuran BPJS Ketenagakerjaan bulan November tetap harus dibayarkan.
Baru di stop kemudian di laporan bulan Desember.
Karena pola system BPJS Ketenagakerjaan menghitung BULAN, bukan tanggal.
Apabila langsung dinon-aktifkan di bulan November, maka system tersebut membaca bahwa karyawan pengABDI setan sejak 1 November sudah keluar dari perusahaan dan tidak lagi tercatat sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Maka ketika karyawan pengABDI setan meninggal pada tgl 13 November, statusnya sudah tidak lagi sebagai peserta. Untuk itu Jaminan Kematiannya (JKM) tidak dapat dibayarkan kepada ahli warisnya.

Demikian saya sampaikan Bu, maaf tugas menyisir rambut ibu saya alihkan ke BONDI, karena hari ini saya banyak kerjaan, dan saya tidak tega nyuruh TONI, karena Toni lagi belajar untuk UN (Ujian Negara) dan untuk SBMPTN (seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri), katanya dia mau kuliah di universitas negeri yang jauh dari rumah, katanya cape nyisir rambut Ibu, biar si Bondi saja yang gantiin tugas Toni, daripada dia main gundu terus sama IYAN si anak setan.
Mudah-mudahan tahun depan Toni diterima di universitas negeri yang jauh dari rumah ya Bu sesuai keinginannya, seperti misalnya di Universitas Haluoleo Sulawesi, atau yang lebih jauh lagi seperti Universitas Cenderawasih di Papua.
Saya juga berdoa semoga kuburan depan rumah digusur dijadikan MOLL atau DUPAN.

Ok Bu, intinya penonaktifan karyawan yang saya jelaskan diatas untuk dapat dimengerti, untuk menghindari kerugian karyawan dan ahli warisnya.

Sembah sungkem kagem Ibu
Me
Penonton
Merangkap Executive Secretary, Merangkap Benefits and Compensation, Merangkap Blogger


Friday, November 17, 2017

KITAS expired

Baru-baru ini saya google mengenai syarat kepesertaan BPJS kesehatan untuk WNA, salah satunya adalah KITAS.  
Saya sampaikan pertanyaan ke forum HRD (Indonesia) yang notabene pasti diantara mereka ada yang ngurusin tenaga kerja expatriate di kantor-nya.

: Bagaimana bila tidak ada KITAS ? 
(KITAS suami saya berakhir masa berlakunya, saat dia belum bisa berada di Indonesia dalam waktu agak lama).

A : Bisa dengan Akte nikah / Buku Nikah (Berdasarkan pengalaman langsung dari pelaku mix marriage).

Alhamdullilah pertanyaan mengenai BPJS Kesehatan terjawab, case closed.

Ada salah satu member forum memberi comment mengenai KITAS suami yang habis :

Ibu HRD :
“As far as I know, we can extend KITAS in embassy. The KITAS holder should report to the embassy (in whatever country where Indonesian embassy is occupied) to extend their KITAS.”

Wowww.. menyesatkan !

Saya : 
Perpanjangan KITAS harus di apply di kanwil Kemenkumham (Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia –  sesuai domisili sponsor, tidak cukup hanya mereport (ke embassy) bahwa KITAS habis, tapi melalui pengajuan dengan persyaratan yang hampir sama dengan ketika pengajuan VITAS pertama kali. Harus diajukan dan mendapat persetujuan dari Kanwil Kemenkumham, baru kemudian KITAS bisa diperpanjang. (begitu yang sudah kami jalani).
Yang bisa di apply di KBRI adalah persetujuan VITAS 317 (ijin tinggal), itu setelah VITAS-nya mendapat persetujuan dari Kemenkumham di Indonesia. Sedangkan KITAS-nya (kartu ijin tinggal terbatas) harus di apply di Kanim (kantor imigrasi) sesuai domisili sponsor, paling lambat 1 minggu setelah kedatangan ke Indonesia. Sedangkan perpanjangan KITAS berikutnya harus di kanwil Kemenkumham sesuai domisili sponsor, seperti detail yang saya sebutkan diatas.
Kami sudah beberapa kali perpanjangan dan belum mau alih ke ITAP  ijin tinggal tetap, yang berlaku 10 tahun, karena pertimbangan, sayang biayanya, mahal banget.
KITAS suami habis, karena waktu itu akan kembali ke negara asal dalam waktu agak lama, maka waktu itu (4 bulan sebelum KITAS habis), kami mengajukan permohonan untuk bisa diperpanjang, tapi ditolak karena terlalu cepat, harusnya paling cepat 1 bulan sebelum expired baru bisa diperpanjang. Jadi ya terpaksa hangus saat suami sedang berada di Luar negeri. 
Pertimbangan saya kenapa membiarkan hangus karena :
  1. Tidak ada cara lain untuk perpanjang KITAS selain harus berada di Indonesia. 
  2. Pertimbangan lain, Australian bisa masuk pakai Visa On Arrival (VOA) dan 
  3. Suami saya masih belum menetap disini (masih bolak-balik jasa).

Dijawab lagi oleh Ibu HRD:
“sebener nya bisa di proses di kbri. Asal sebelumnya lapor dulu ke kantor imigrasi penerbit. Nanti akan dapat reference dari mereka untuk proses di luar”. 

Saya :
Perpanjang KITAS tidak cukup HANYA MELAPOR ke imigrasi tempat issuing KITAS, tapi melalui proses pengajuan yang sama seperti ketika pertama kali apply VITAS, ada banyak dokumen yang diajukan, dan form2 yang harus diisi dan di tandatangani bersama (sponsor dan wna), antara lain : 
-Form permohonan KITAS : Perdim 24 (baru dan perpanjang)
-Form permohonan POA : Perdim 26 (pengawasan orang asing) – mungkin ini sudah di skip
-Form perubahan data orang asing : Perdim 27 (bila ada perubahan)
dan yang apply bukan WNA nya saja, tapi bersama sponsor-nya. 
Setelah dokumen dan aplikasi diajukan kemudian kita menunggu persetujuan dari kanwil Kemenkumham, setelah mendapat persetujuan, baru kemudian WNA nya hadir untuk interview dan photo, kemudian passport di stamp KITAS, masa berlaku dan menyebutkan nama sponsor, dan tempat ‘kejadian perkaranya’ itu di kantor Imigrasi Indonesia dimana KITAS mendapat persetujuan.
Dan kalau KITAS bisa di extend di luar tentunya saya tidak menghadapi masalah KITAS expired. Karena saya sudah melalui konsultasi panjang ke Ibu AYU Kanim Imigrasi Jakarta Timur, bagian dokumen orang asing, jauh sebelum KITAS suami saya expired.
Mungkin yang dimaksud bisa di proses di KBRI itu VITAS, bukan KITAS. Karena proses VITAS pengajuannya di Kemenkumham Jakarta, dan memang kemudian proses stamp VITAS nya bisa di KBRI mana saja sesuai domisili WNA.
Gitu lho pak/bu berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah dari saya dan teman-teman. 
Mohon maaf bila tidak berkenan.


Q :
KITAS extension
19-10-11, 22:22
Hey guys, 
My Taiwanese wife is currently in Taiwan and her KITAS is expiring in Nov 2011. So my question is, does she need any papers from Indonesia or representatives in Taipei office for the initial step?
Thanks.

A :
20-10-11, 08:19
1) KITAS extension is requested in Indonesia . The sponsor/she/.. need to go to the local immigration office at the Indonesian city related to her address in the KITAS/"blue book" .

2) KITAS extension need to be requested one month before its expiration .

3) Required documents are about the same of the ones used to request the original KITAS + copies of : KITAS , "blue book" , the ITAS stamped in the passport , ..

See here the list of required documents and procedures :
http://www.livinginindonesiaforum.or...2841#post72841 , posts no. 246/247 (my case)

Note: First and second extensions are not required to get the main immigration office's approval (Jakarta) .

Q :
20-10-11, 08:38
thanks so much for the info... but what if she is not in Indonesia and she has her KITAS with her?

A :
20-10-11, 10:38
That's gonna be a serious problem to extend it. Imigrasi will require both the KITAS and the passport to extend it.

Q :
20-10-11, 10:41
What should I do then? Can she do it in the Indonesia representative office in Taipei to renew/extend her KITAS?

A :
20-10-11, 10:44
What should I do then?
Not much apart telling her to come back on time in order not to face the prospect of loosing the benefits of her KITAS.
Can she do it in the Indonesia representative office in Taipei to renew/extend her KITAS?
No. Atase Imigrasi in KBRI are not abilited to handle these issues.

Q : 
21-10-11, 13:54
Another question!  
Would it be hard for my wife to re apply if the kitas expired or is it better to renew it???
re entry expired Nov 3 2011 and the "card" expired on nov 17....

A :
21-10-11, 17:40
The first and second KITAS extensions don't require Jakarta's approval , the other extensions are like the approval of the original KITAS .

A normal way to cancel a KITAS is to get an exit only permit (EPO) and return the KITAS/blue book to immigration , SKLD to Police , and SKTT to Catatan Sipil , before leaving the country . I don't know if there any penalty by not doing this way . If there is , I guess it will not be big .

Remember that , if she does want to maintain the present KITAS , she must come back before the exit/reentry permit expires . After that , the KITAS is invalid , even within its validity time .

Info tersebut bukan hanya untuk Ibu HRD dimaksud, tapi juga untuk informasi saya ketika saya akan mulai proses VITAS /KITAS nanti.

Semoga bermanfaat.


Tuesday, October 24, 2017

P r i b u m i

Terlepas dari pidato yang katanya menghebohkan mengenai kata Pribumi, saya jadi tergelitik untuk menulis mengenai cerita kakek nenek saya dari pihak Ibu dan dari pihak Bapak saya.

Agak njlimet memahaminya, tapi ada cerita menarik mengenai kakek nenek saya saat jaman kolonial dulu.

PRIBUMI menurut Wikipedia Indonesia https://id.wikipedia.org/wiki/Pribumi
Pribumiorang asliwarga negara [...] asli atau penduduk asli adalah setiap orang yang lahir di suatu tempat, wilayah atau negara, dan menetap di sana dengan status orisinal, asli atau tulen (indigenious) sebagai kelompok etnis yang diakui sebagai suku bangsa bukan pendatang dari negeri lainnya. Pribumi bersifat autochton (melekat pada suatu tempat). Secara lebih khusus, istilah pribumi ditujukan kepada setiap orang yang terlahir dengan orang tua yang juga terlahir di suatu tempat tersebut.

Secara garis lurus dari pihak ibu dan bapak saya, JELAS pribumi, karena lahir dari orangtua yang terlahir di Indonesia. Artinya kakek nenek saya dari kedua belah pihak juga lahir di Indonesia, tapi apakah kakek nenek saya lahir dari orangtua yang lahir di Indonesia juga?
Kalau ternyata orangtua dari kakek/nenek saya adalah pendatang dari negara lain, artinya, kakek nenek saya tidak berhak disebut pribumi (kalau menilik info Wikipedia diatas).

Mari kita masuk ke jaman kolonial, mencoba meresapi penuturan mbah putri saya dan meresapi cerita ibu saya mengenai bapaknya yang adalah kakek saya langsung.

Di jaman Kolonial dulu, kampung bapak saya di Banyuwangi sana, sering dijadikan sasaran bombardier Belanda. Karena Belanda mengetahui banyak pemuda kampung sana jadi pejuang. 
Suatu saat belanda sweeping masuk kerumah-rumah mencari pemuda dan dicurigai salah satu rumah menjadi gudang senjata (aduhhh serem..).
Keluarga bapak saya sering mendapat perlakuan berbeda dari para kompeni tersebut, dan tidak menggeledah rumah, hanya karena bapak saya sekeluarga kaka beradik berwajah mirip eropah.
Keuntungan ini dimanfaatkan oleh pemuda untuk menimbun semua senjata dirumah bapak saya (gile bener.. mempertaruhkan nyawa)

Sweeping pertama rumah bapak saya tidak digeledah
Sweeping kedua masih lewat, tidak digeledah
Sweeping ketiga, para OPAS mulai curiga karena dapat bocoran dari mata-mata
Mungkin belanda pikir “ini keluarga muka eropah tapi kelakuan verdomah” (hehe)

Saat para serdadu mulai memasuki kampung, maka para leluhur dan pemuka adat mulai bertindak, rumah bapak saya dibuat hilang dari pandangan opas dan serdadu belanda.
Hilang ? ya benar hilang dari pandangan mereka!
Jaman dulu santet dan ilmu hitam di Banyuwangi cetar namber wan.

Maka selamatlah rumah bapak saya, selamatlah pemuda Indonesia.

Cerita keluarga ibu saya berbalik 180 derajat dari sejarah keluarga bapak saya.
Kakek saya dari pihak Ibu berwajah mirip jepang, dan punya andong yang ditarik dengan 2 kuda bermana Kitri dan Sengon. 
Saat agresi Belanda ke dua, kakek saya yang sedang mengendarai andong, tiba-tiba ditangkap dibawa ke markas Belanda, ditahan selama 3 hari tidak pulang kerumah. 
Keluarga bingung karena Kitri dan Sengon pulang sendiri tanpa kakek saya. Setelah diusut, ternyata kakek saya ditangkap karena dianggap jepang yang menyusup.

Berkat perjuangan keluarga dan ketua adat setempat kakek saya dikembalikan kerumah, karena kakek saya pancen wong jowo asli Mediun.

Jadi begitulah kisah kami yang sebenarnya pribumi tapi pernah diperlakukan istimewa oleh belanda sekaligus diperlakukan tidak mengenakkan hanya karena berwajah tidak pribumi. 

Jadi pribumi letaknya dihati, bukan di postur.
Suami saya, meskipun posturnya bukan pribumi, tapi hatinya lebih pribumi daripada saya. 


Happy Tuesday pribumi..


Monday, October 16, 2017

Euphoria hari pertama

Hari pertama Karina kerja, euphoria-nya (baca : hebohh) sudah dari tadi malam.. haha
Karena prosesnya begitu cepat, hanya ada satu kali weekend untuk mempersiapkan segalanya.

Pakaian formal
Baju-baju formal yang baru (sempat) dibeli dan langsung dicuci tadi malam, dengan harapan pagi ini kering karena sudah dikeringkan di mesin cuci. Jaga-jaga bila malam hujan, artinya pagi hari cucian akan lembab saja, maka harus ada Plan B.
Plan B nya cari baju formal lain, stock lama yang ada di lemari (maklum selama ini anak kuliahan sedikit sekali koleksi baju formal).
Ada stock lama, Plan B aman.

Breakfast
Apa buat sarapan besok? Pesan delivery Tuna delight Domino Pizza kesukaan dia, malamnya pesan, besok pagi angetin microwave, aman.

Lunch
Makan siangnya bagaimana? Saya sengaja tidak bawain bekal makan siang Karina, karena masih harus pelajari situasi dulu terutama kondisi tranportasinya bagaimana, mengingat commuterline pagi hari selalu penuh, kalau Karina dibawain banyak jinijingan tangan, akan repot dia di Commuterline.
Jinjingannya sudah banyak, dalam satu tas besar berisi : sepatu, mukena, kotak sarapan, air mineral.  Belum lagi hand bagnya.

Hari ini :
“maaaa…  roknya ga muattt”
Wah Plan B hancur. (kenapa ga dicoba tadi malam sihhh, mengingat itu stock baju lama)
Kembali ke Plan A, samber jemuran, kering semua, Alhamdulillahhh…
“maaa.. biar kaka yang siapin pizza kaka sendiri”
“ok”
“pake tupperware yang ini aja ya kak, tipis muat dijinjingan kaka”
“ih ga mau, tupperware dari jaman kaka TK”

Hahahahha… emang sih,  tapi apa tupperware ada expired dated-nya?
Karina ambil lunch box yang biasa saya pakai. Masa iye sih  rebutan tupperware sama anak.. hahaha

“kira-kira sampe berapa tahun yah untuk dapat mobil dan supir dari kantor?”
“Sabar aja kak, sementara jadi rocker (rombongan kereta) dulu”
-------------

Kabar pertama dari Karina pagi ini : “hahaha.. di kantor ada store dum-dum *thai tea”
Hahah gegaresan aja ni anak

Karina bekerja di salah satu embassy di SCBD Sudirman.
Alhamdullilahhh… meskipun baru belajar bekerja, mudah-mudahan ini suatu permulaan yang baik untuk masa depannya. Apapun tujuan karier Karina nantinya, mudah-mudahan dia bisa belajar dari permulaan ini.

Dulu saya memulai di usia 18 tahun, selesai SMA, dapat setengah semester kuliah, kemudian  bekerja di salah satu manufacturing company di ujung Jakarta Barat, hampir Tangerang.
Saat itu saya cuti 2 semester, ngumpulin uang untuk back to campuss.
Saya tidak mau Karina mengalami kesulitan seperti yang saya lalui dulu, makanya saya berusaha mencukupi sedetail mungkin keperluannya.
Dengan segala keterbatasan, dulu saya sering tidak makan siang karena harus berhemat kumpulin gaji yang tidak seberapa, untuk biaya kuliah semester depan.
Saat jam 12:00 lunch time, saya sering menghindari teman-teman yang ramai-ramai pergi ke kantin pabrik, dan saya lebih memilih duduk dipinggir lapangan sambil kasih makanan angsa-angsa peliharaan Mrs.Lee, pemilik pabrik, sambil ngebayangin:
“teman-teman saya di kampus pasti lagi belajar, atau piknik ramai-ramai ke vilanya teman, atau ke Dufan ramai-ramai, atau kemana ajaaaa,  atau mungkin  lagi jajan di kantin”
Rinduuuu teman-teman pada saat itu.

Eh, tapi saya makan siang juga walau nggak tiap hari, menunya special, nasi putih dan bakwan kol/wortel, dan dengan kebaikan ibu warung, nasi putih saya disirami kuah gulai dan sedikit kuah rendang.
Rasanya sama kok dengan makan rendang, malah enak ga perlu ngunyah daging.. hehehe

O iyah, ada satu yang saya inget, setiap pagi di rak kartu absen saya selalu ada bunga mawar, entah dari siapa.

----------------

Semoga Karina mendapat lebihhhhh baik dari apa yang saya capai saat ini.
Semoga Allah ridho dengan hal-hal baik yang Karina kerjakan pada hari ini dan seterusnya.

Aamiin.

Thursday, October 12, 2017

Buat Passport hanya 45 menit

Jadinya kemaren saya memenuhi schedule imigrasi untuk perpanjang passport.
Jadwal saya jam 11:01 s/d 12:00 .
Jam 10:00 saya sudah sampai kantor imigrasi, saya langsung ke meja informasi tanya, apa step yang harus saya lakukan.
Saya diminta ke meja Receptionist (yang ada garis antriannya) untuk minta formulir.
Formulir saya isi lengkap, plus ada surat pernyataan yang harus ditandatangani di atas materai Rp 6000.-
Kemudian tunggu sampai dipanggil petugas receptionistnya
Kemudian :

“Antrian jam 11:00 harap menuju meja antrian untuk mengambil nomor antrian”

Maka rombongan dengan jadwal yang sama dengan saya segera berbaris mengikuti garis antrian.
Sampai meja receptionst kami diminta menunjukkan barcode pendaftaran online, boleh di print, boleh ditunjukkan lewat HP.
Kemudian dokumen diperiksa kelengkapannya, apabila lengkap diberi nomor antrian untuk wawancara dan photo. Apabila tidak lengkap, dokumen dikembalikan, silahkan dilengkapi dulu.
Dokumen asli harus dibawa :
  • KTP
  • Kartu Keluarga
  • Passport lama
  • Akte lahir / Akte nikah / Ijazah
  • Surat ketarangan karyawan (apabila karyawan)



Lengkapi dengan photo copy masing-masing dokumen sebanyak 1 lembar, photo copy harus diatas kertas A4 tidak dipotong.

Setelah mendapat nomor antrian, saya menuju ke ruang wawancara. Karena jadwal sudah diatur sedemikan rupa, maka untuk tunggu di wawancara hanya sekitar 5 menit.
Saat diwawancara dokumen kembali diperiksa, kemudian dimasukkan kedalam map imigrasi warna kuning. Kemudian diminta tunggu untuk dipanggil ambil photo.
Sekitar setengah jam menunggu, kemudian nama saya dipanggil untuk photo.
Photo sebentar saja, sambil sedikit basa-basi ngobrol nicely dengan Ibu petugasnya.
Selesai photo, saya diberikan satu lembar print out pengantar untuk bayar di bank Rp 355.000,-
Maka selesailah rentetan urusan imigrasi, done. Tinggal bayar di bank (mana saja asal di Teller).
Passport akan jadi 3 hari kerja setelah pembayaran.
Semua proses sampai ambil photo hanya makan waktu tidak lebih dari 45 menit. Saya mulai jam 11:00 dan selesai 11:45 saat azan Juhur berkumandang.

Hebat imigrasi improve!

5 tahun lalu bikin /perpanjang passport masih ngantri panjaaaaanng. Bahkan sebelum kantor imigrasi buka, antrian sudah mengular. Sekarang sudah tidak ada antrian konyol seperti itu, semua yang datang sudah sesuai jadwal dan sesuai quota per jam, jadi nggak ada pemandangan dorong-dorongan kayak dulu.
5 tahun lalu bikin passport sampai selesai bayar, wawancara dan ambil poto bisa seharian, prosesnya seperti ini :

  1. Ambil formulir (antri dorong-dorongan), isi formulir, di cek, kemudian dikasih nomor antrian
  2. Menunggu dipanggil nomor antrian untuk di cek formulir, lamaaaaaaaa, bila formulir ok, dikasih kertas untuk bayar
  3. Menunggu dipanggil nomor antrian untuk bayar lamaaaaaaaa, nggak kalah lamanya dengan nunggu formulir di cek.
  4. Selesai bayar diloket (masih diruang imigrasi), antri lagi untuk interview dan photo, dipanggilnya lamaaaaa (lebih lama dari step 2 dan 3 diatas), belum lagi kalau ke sela waktu istirahat, petugas berkurang.


Jadi sebelumnya bikin passport benar-benar seharian di kantor imigrasi.

Alhamdulilahhh.. sekarang banyak perbaikan pelayanan di kantor imigrasi.





Monday, October 2, 2017

T E R C Y D U Q


Akhir-akhir ini banyak pemimpin daerah (bupati/walikota) T E R C Y D U Q , baik melalui operasi tangkap tangan (OTT), maupun melalui pengembangan penyelidikan KPK.
Dari beberapa kasus, ada dua nama yang menarik perhatian saya, Rita Widyasari (Bupati Kutai Kartanegara) dan Siti Masitha (Walikota Tegal).
Wanita-wanita yang seharusnya, hidupnya menjadi impian dan inspirasi para wanita:  cantik, pintar, terpelajar, lulusan universitas terkenal di Indonesia, lulusan luar negeri pula, karir yang hebat, dari keluarga kaya raya dan terhormat (dari sono-nya udah kaya), keluarga bahagia…
Coba, apalagi yang kurang ?
Tinggal jentikkan jari, apa saja yang diinginkan ada didepan mata.
Mau liburan ke luar negeri, klik (bunyi jentik jari) : visa, tiket dan akomodasi langsung ada ditangan.
Mau olahraga, klik, tinggal jalan beberapa langkah, ruangan gym lengkap ada didepan mata
Mau nambah cantik, klik, besok bisa terbang ke korea pilih model hidung
Mau jalan-jalan ke mall, klik, mobil-mobil berjejer didepan mata, tinggal pilih warna dan motif:  lurik, batik, motif boleces juga ada.
Mau nonton konser Coldplay, ga perlu terbang jauh-jauh ke Thailand, Singapore ataupun Australia, tinggal klik, personel Coldplay-nya yang datang sowan kerumah ibu.

Hahaha… ini lagi ngomongin ibu-ibu yang korupsi apa lagi ngomongin Jin Tomang sih? Kok tinggal klik langsung ada didepan mata.

Beda dengan kita… ( KITA ? Lo aja kali :))
Diantara kita para wanita kalangan bawah (ngisor mejo), harus rela tiap pagi dan sore berdesak-desakkan di commuter line, rela keinjek, rela terhimpit ditengah, tanpa pegangan handle diatas (yang penting bisa nafas),  bahkan kadang tak sedikit mendapat pelecehkan dari laki-laki sableng yang punya kelainan jiwa.
……  

Ibu-ibu tercyduq tersebut, kalau mau naik commuter line nggak perlu ke stasiun Bekasi, kereta-nya yang nyamper kerumah mereka (lengkap dengan isi kereta, ada gue dan teman-teman didalamnya.. haha)
SATIR banget ya gaya bahasa saya..
Iri ? TENTU TIDAK! (bacanya seperti ketika ditanya “anak anda cacingan?” )

Salah satu dari wanita tercyduq tersebut, ternyata bapaknya pernah tercyduq kasus yang sama, netizen ramai-ramai bilang “buah jatuh tak jauh dari pohonnya”, like father like daughter”.
Coba berfikir sejenak, kalau melihat suatu kasus, saya melihat kebelakangnya, apa yang membuat suatu kasus itu ada. Dalam hal dua wanita tercyduq ini, saya melihat latar belakang keluarganya, bapaknya, dengan apa bapaknya menafkahi anak dan keluarganya? dengan cara apa dan bagaimana?
Koruptor menghasilkan koruptor
Pembunuh menghasilkan pembunuh
Emang dipikir Allah merem? Kok enak’e makan disuapin pake hasil haram, kuliah dibayarin pake hasil haram, pinter dimodalin dengan duit haram, ehhh.. mau hasil yang bagus. Kata temen gue “tak u u yeee”.
Istilahnya, menanam produk busuk, ngarep hasil bagus.
Kamu panen apa yang kamu tanam.
Masih inget kasus pembunuhan mahasiswi Ade Sara oleh Hafid dan Assyifa?
Waktu itu Medsos ramai-ramai menulis latar belakang keluarga Hafid. Bapaknya Hafid Dokter, tapi pernah terpidana karena kasus aborsi. 
Hasil membunuh janin-janin, disuapi ke keluarga dan anak-anaknya, maka jangan heran bila suatu saat anaknya membunuh pula.
Uang haram itu bagaikan virus yang bergulung-gulung dalam darah manusia, makin membesar, makin serakah, akhirnya mematikan.
Pak ustad bilang : Meskipun bibirmu mengucap berkali-kali ‘Allahumma Ajirna Minannar… ‘
tidak akan selamat kamu, karena makan uang haram dan riba.
" Allaahummakfinii bihalaalika ‘an haraamika wa agninii bifadlika ‘amman siwaaka."
Ya Allah, cukupilah diriku dengan kehalalan rezekiMu dari yang Engkau haramkan, dan cukupilah diriku dengan karuniaMu dari meminta kepada selainMu.
Aamiin.

---------------------------------
I DON'T LIKE MONDAYS -  The Boomtown Rats

Saturday, September 23, 2017

Tertidur diantara dua tanduk setan


Ada dua waktu yang bila saya lakukan bisa membawa saya ke alam antah berantah, ghoib, yaitu tertidur diasaat matahari hampir terbit dan saat matahari hampir tenggelam.
Saat-saat itu langit menyemburat warna jingga.
Ketika tertidur setelah subuh, sangat sulit membuka mata. Hati dan otak bertekat untuk bangun, tapi mata terasa berat tidak bisa terbuka, seperti ada lakban yang menutupi mata ini.
Begitu juga apabila tertidur selepas Ashar menjelang magrib, bukan hanya sulit untuk bangkit, tapi juga akan terbawa suasana nggak enak, sedih nggak jelas dan bete sepanjang malam.
Sebaiknya segera bangkit sebelum langit menyemburat bewarna jingga.

Suatu saat ketika saya tertidur selepas subuh, dalam tidur yang sadar (karena saya berusaha bangun), saya mendengar suara-suara banyak orang saling mengobrol dengan bahasa jawa “kromo inggil”. Saya tidak bisa bahasa jawa halus tersebut, tapi anehnya saat itu saya mengerti apa saja yang mereka bicarakan. Pembicaraan-pembicaraan sehari-hari, seperti masyarakat pada umumnya.
Mereka seperti ada di lantai bawah rumah, diluar rumah, dijalan dan disekitar saya tidur. Rumah terasa ramai.
Ketika saya berhasil bangun, saya langsung bangkit, nggak mau nempel bantal lagi, saya menuruni tangga menuju lantai bawah, hening, tak ada apapun, bahkan suara nafas saya terpantul dalam ruangan.
Saya segera buka pintu lebar-lebar, angin sejuk segera menghembus wajah, wangi rumput dan kicauan burung membawa saya kembali ke alam yang sebenarnya.
Saya segera berbagi kehidupan dengan sekitar, memberi air pada tanaman, membiarkan burung-burung hinggap di rumput halaman rumah.
Dengan begitu kondisi kembali normal.

Suatu saat saya ketiduran menjelang magrib, saat langit menyemburat jingga menuju kelam. Saya terbawa kealam lainnya, saya berada dikampung halaman ketika saya masih kecil. Semua tidak ada yang berubah, jalan-jalan, rumah masa kecil saya, rumah-rumah tetangga, semua masih bentuk yang sama seperti dulu.
Saya berjalan dari ujung gang, melewati rumah-rumah tetangga masa lalu. Tetangga lama, Ibu Jaya dan Jaya (anaknya) menatap kearahku, diam tanpa reaksi.
Kemudian melewati rumah masa kecil, saya melihat ibu saya sedang menyapu depan rumah.

Saya sapa : “Bapak dimana Bu?”.  
Diam, hanya tatapan, tapi aku mengerti bahwa Ibu bilang, “Bapak ada didalam”.

Kemudian saja lanjut berjalan menyusuri gang, sampai pada rumah tetangga lainnya, saya melihat teman masa kecilku bersama Ibunya, mereka diam hanya menatap.
Suasana saat itu sangat mengharu biru perasaan, ada perasaan rindu semua itu, tapi saya tidak bisa masuk, sulit, seperti orang asing, seperti saya tidak bisa memiliki semua itu, padahal itu kampung masa kecilku bersama orang-orang masa lalu didalamnya.
Orang-orang yang saya temui dan hanya menatap itu, sebenarnya semuanya sudah meninggal dunia.
Saya segera bangkit dan menangis.
Kenapa di dua waktu tersebut sangat sensitive buat saya?
Saya google, dapat ini :
Dari Abi Hurairah r.a : “Sesungguhnya Rasulullah ﷺ melarang dari mengerjakan solat selepas Asar sehingga terbenam matahari dan solat selepas Subuh sehingga terbit matahari.” (Hadist Riwayat Imam Bukhari, Imam Muslim, Imam Abu Dawud, Imam Tirmizi,Imam Nasaie dan Imam Ahmad.)
Manakala hal tersebut dilarang, disebut dalam hadis Amru bin Abasah r.a, dalam sahih Muslim (no: 832), ringkasannya ialah:
Waktu terbit matahari : Karena matahari terbit antara dua tanduk syaithan, dan orang kafir sujud kepada matahari waktu itu.
Waktu tengahari : Ketika itu api neraka begelegak.
Waktu terbenam matahari : Ia terbenam antara dua tanduk syaithan, dan orang kafir sujud kepadanya waktu itu.

MasyaAllah, sholatpun dilarang diwaktu tersebut, apalagi tidur!

Audzubillah himinasyaitonirrajim...
Aku berlindung kepada Allah dari syaithan yg terkutuk


Wednesday, September 20, 2017

Pengajuan paspor Antrian online


 Sudah tahukah Anda bahwa sekarang bikin passport baru / perpanjang passport di seluruh KANIM (kantor Imigrasi) di Jakarta (mungkin seluruh Indonesia), sudah tidak bisa Manual/Walk-in/ datang langsung?
Setelah sekian lama aplikasi passport online di web imigrasi.go.id tidak bisa dibuka, kemarin saya iseng-iseng coba buka, bisa.
Tapi alih-alih daftar online untuk perpanjang passport, saya pilih datang langsung ke Kantor Imigrasi Jakarta Timur untuk perpanjang passport. Pertimbangan saya, karena book schedule secara online kelamaan,  karena schedule yang available baru ada 3 minggu kedepan, sekitar mid Oktober 2017.
DAN info pada web imigrasi.go.id masih menyebutkan 2 cara pengajuaan pembuatan passport, yaitu secara Manual/Walk-in/Datang Langsung dan secara Elektronik

1.       Manual/Walk-in/Datang Langsung
Bagi permohonan Paspor biasa yang diajukan secara manual , pemohon harus mengisi aplikasi data yang disediakan pada loket permohonan dan melampirkan dokumen kelengkapan persyaratan;
Pejabat Imigrasi yang ditunjuk memeriksa dokumen kelengkapan persyaratan sebagaimana dimaksud pada poin 1;
Dokumen kelengkapan persyaratan yang telah dinyatakan lengkap, pejabat imigrasi yang ditunjuk memberikan tanda terima permohonan dan kode pembayaran;
Dalam hal dokumen kelengkapan persyaratan dinyatakan belum lengkap, pejabat imigrasi yang ditunjuk mengembalikan dokumen permohonan dan permohonan dianggap ditarik kembali.

2.       Elektronik
Bagi permohonan paspor biasa yang diajukan secara elektronik, pemohon harus mengisi aplikasi data yang tersedia pada laman resmi Direktorat Jenderal Imigrasi;
Dokumen kelengkapan persyaratan harus disertakan dengan cara memindai dokumen kelengkapan persyaratan dan dikirimkan melalui surat elektronik;
Pemohon yang telah mengisi aplikasi data sebagaimana dimaksud pada poin 1 memperoleh tanda terima permohonan dan harus dicetak sebagai tanda bukti permohonan;
Permohonan sebagaimana dimaksud pada poin 3 yang telah diperiksa dan memenuhi persyaratan diberikan kode pembayaran melalui pesan singkat dan surat elektronik.
Maka cuti pun saja ajukan, mumpung kerjaan lagi nggak padat.
Datanglah saya pagi ini ke kantor imigrasi dengan dokumen lengkap.
Sampe sana, tumben halaman parkir banyak kosong. Ada apakah?
Saya langsung menuju pintu bagian samping, ternyata banyak calon applicant kecewa.
Dapat info dari petugas ditempat : Per 18 Agustus 2017 sudah tidak bisa pengajuan passport yang datang langsung, semua harus berdasarkan schedule yang dipilih secara online.
Program bisa di akses lewat desktop, maupun HP android.
Lewat desktop bisa langsung ke https://antrian.imigrasi.go.id/
Buat account dan password, kalau sudah terdaftar bisa langsung isi nama yang mengajukan dan NIK, kemudian pilih tanggal available yang disediakan di situ.
Tidak perlu upload dokumen, cukup NAMA dan NIK.
Dengan android, download dari playstore :  Antrian Paspor.
Prosesnya sama dengan langkah diatas (desktop).

Karena prosedur sudah dirubah seperti itu, mau ga mau saya harus ikut, dan dapat jadwal 3 minggu dari sekarang, karena hanya itu jadwal yang available tercepat.
Karena masih jam 8:00 am, bisa langsung ke kantor, cabut form cuti.
Satpam kantor pun menatap saya aneh, tak bicara apa-apa.

”Heyy It's me!
Jangan kebanyakan nonton film Horror,
saya tidak jadi cuti”