Friday, November 17, 2017

KITAS expired

Baru-baru ini saya google mengenai syarat kepesertaan BPJS kesehatan untuk WNA, salah satunya adalah KITAS.  
Saya sampaikan pertanyaan ke forum HRD (Indonesia) yang notabene pasti diantara mereka ada yang ngurusin tenaga kerja expatriate di kantor-nya.

: Bagaimana bila tidak ada KITAS ? 
(KITAS suami saya berakhir masa berlakunya, saat dia belum bisa berada di Indonesia dalam waktu agak lama).

A : Bisa dengan Akte nikah / Buku Nikah (Berdasarkan pengalaman langsung dari pelaku mix marriage).

Alhamdullilah pertanyaan mengenai BPJS Kesehatan terjawab, case closed.

Ada salah satu member forum memberi comment mengenai KITAS suami yang habis :

Ibu HRD :
“As far as I know, we can extend KITAS in embassy. The KITAS holder should report to the embassy (in whatever country where Indonesian embassy is occupied) to extend their KITAS.”

Wowww.. menyesatkan !

Saya : 
Perpanjangan KITAS harus di apply di kanwil Kemenkumham (Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia –  sesuai domisili sponsor, tidak cukup hanya mereport (ke embassy) bahwa KITAS habis, tapi melalui pengajuan dengan persyaratan yang hampir sama dengan ketika pengajuan VITAS pertama kali. Harus diajukan dan mendapat persetujuan dari Kanwil Kemenkumham, baru kemudian KITAS bisa diperpanjang. (begitu yang sudah kami jalani).
Yang bisa di apply di KBRI adalah persetujuan VITAS 317 (ijin tinggal), itu setelah VITAS-nya mendapat persetujuan dari Kemenkumham di Indonesia. Sedangkan KITAS-nya (kartu ijin tinggal terbatas) harus di apply di Kanim (kantor imigrasi) sesuai domisili sponsor, paling lambat 1 minggu setelah kedatangan ke Indonesia. Sedangkan perpanjangan KITAS berikutnya harus di kanwil Kemenkumham sesuai domisili sponsor, seperti detail yang saya sebutkan diatas.
Kami sudah beberapa kali perpanjangan dan belum mau alih ke ITAP  ijin tinggal tetap, yang berlaku 10 tahun, karena pertimbangan, sayang biayanya, mahal banget.
KITAS suami habis, karena waktu itu akan kembali ke negara asal dalam waktu agak lama, maka waktu itu (4 bulan sebelum KITAS habis), kami mengajukan permohonan untuk bisa diperpanjang, tapi ditolak karena terlalu cepat, harusnya paling cepat 1 bulan sebelum expired baru bisa diperpanjang. Jadi ya terpaksa hangus saat suami sedang berada di Luar negeri. 
Pertimbangan saya kenapa membiarkan hangus karena :
  1. Tidak ada cara lain untuk perpanjang KITAS selain harus berada di Indonesia. 
  2. Pertimbangan lain, Australian bisa masuk pakai Visa On Arrival (VOA) dan 
  3. Suami saya masih belum menetap disini (masih bolak-balik jasa).

Dijawab lagi oleh Ibu HRD:
“sebener nya bisa di proses di kbri. Asal sebelumnya lapor dulu ke kantor imigrasi penerbit. Nanti akan dapat reference dari mereka untuk proses di luar”. 

Saya :
Perpanjang KITAS tidak cukup HANYA MELAPOR ke imigrasi tempat issuing KITAS, tapi melalui proses pengajuan yang sama seperti ketika pertama kali apply VITAS, ada banyak dokumen yang diajukan, dan form2 yang harus diisi dan di tandatangani bersama (sponsor dan wna), antara lain : 
-Form permohonan KITAS : Perdim 24 (baru dan perpanjang)
-Form permohonan POA : Perdim 26 (pengawasan orang asing) – mungkin ini sudah di skip
-Form perubahan data orang asing : Perdim 27 (bila ada perubahan)
dan yang apply bukan WNA nya saja, tapi bersama sponsor-nya. 
Setelah dokumen dan aplikasi diajukan kemudian kita menunggu persetujuan dari kanwil Kemenkumham, setelah mendapat persetujuan, baru kemudian WNA nya hadir untuk interview dan photo, kemudian passport di stamp KITAS, masa berlaku dan menyebutkan nama sponsor, dan tempat ‘kejadian perkaranya’ itu di kantor Imigrasi Indonesia dimana KITAS mendapat persetujuan.
Dan kalau KITAS bisa di extend di luar tentunya saya tidak menghadapi masalah KITAS expired. Karena saya sudah melalui konsultasi panjang ke Ibu AYU Kanim Imigrasi Jakarta Timur, bagian dokumen orang asing, jauh sebelum KITAS suami saya expired.
Mungkin yang dimaksud bisa di proses di KBRI itu VITAS, bukan KITAS. Karena proses VITAS pengajuannya di Kemenkumham Jakarta, dan memang kemudian proses stamp VITAS nya bisa di KBRI mana saja sesuai domisili WNA.
Gitu lho pak/bu berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah dari saya dan teman-teman. 
Mohon maaf bila tidak berkenan.


Q :
KITAS extension
19-10-11, 22:22
Hey guys, 
My Taiwanese wife is currently in Taiwan and her KITAS is expiring in Nov 2011. So my question is, does she need any papers from Indonesia or representatives in Taipei office for the initial step?
Thanks.

A :
20-10-11, 08:19
1) KITAS extension is requested in Indonesia . The sponsor/she/.. need to go to the local immigration office at the Indonesian city related to her address in the KITAS/"blue book" .

2) KITAS extension need to be requested one month before its expiration .

3) Required documents are about the same of the ones used to request the original KITAS + copies of : KITAS , "blue book" , the ITAS stamped in the passport , ..

See here the list of required documents and procedures :
http://www.livinginindonesiaforum.or...2841#post72841 , posts no. 246/247 (my case)

Note: First and second extensions are not required to get the main immigration office's approval (Jakarta) .

Q :
20-10-11, 08:38
thanks so much for the info... but what if she is not in Indonesia and she has her KITAS with her?

A :
20-10-11, 10:38
That's gonna be a serious problem to extend it. Imigrasi will require both the KITAS and the passport to extend it.

Q :
20-10-11, 10:41
What should I do then? Can she do it in the Indonesia representative office in Taipei to renew/extend her KITAS?

A :
20-10-11, 10:44
What should I do then?
Not much apart telling her to come back on time in order not to face the prospect of loosing the benefits of her KITAS.
Can she do it in the Indonesia representative office in Taipei to renew/extend her KITAS?
No. Atase Imigrasi in KBRI are not abilited to handle these issues.

Q : 
21-10-11, 13:54
Another question!  
Would it be hard for my wife to re apply if the kitas expired or is it better to renew it???
re entry expired Nov 3 2011 and the "card" expired on nov 17....

A :
21-10-11, 17:40
The first and second KITAS extensions don't require Jakarta's approval , the other extensions are like the approval of the original KITAS .

A normal way to cancel a KITAS is to get an exit only permit (EPO) and return the KITAS/blue book to immigration , SKLD to Police , and SKTT to Catatan Sipil , before leaving the country . I don't know if there any penalty by not doing this way . If there is , I guess it will not be big .

Remember that , if she does want to maintain the present KITAS , she must come back before the exit/reentry permit expires . After that , the KITAS is invalid , even within its validity time .

Info tersebut bukan hanya untuk Ibu HRD dimaksud, tapi juga untuk informasi saya ketika saya akan mulai proses VITAS /KITAS nanti.

Semoga bermanfaat.


No comments:

Post a Comment