Tuesday, December 16, 2014

Pembaca tersayang...

Pembaca tersayang..
Pemirsa yang budiman..

Saya kaget melihat banyak inbox masuk melalui face book saya dari pembaca di blog ini, terutama menanyakan tentang imigrasi suami WNA. Saya mohon maaf baru berbulan-bulan kemudian saya baru membalasnya, bahkan malah ada yang tidak terjawab, karena sudah kelamaan. Itu disebabkan karena saya jarang buka messege facebook kecuali yang Inbox (di menu message facebook ada 2 : Inbox dan Other). Nah yang Other ini saya malah hampir ga pernah buka.

Teman-teman tersayang pembaca blog yang budiman, mari kita berbagi ilmu dan pengalaman di blog ini saja ya... supaya bisa lebih berguna bagi orang banyak.
Sharing teman-teman sangat membantu teman-teman lain, pembaca blog yang sedang membutuhkan informasi terkait.

Salam.

Monday, December 8, 2014

Disini ada Setan

“jadi sebenernya namanya Diarno atau Giarno sih Ma?’
“temen-temennya ga ada yang tau tuh waktu mama cari nama Giarno, mereka taunya nama Diar”
“ya berati namanya Diarno donk mah.. bukan Giarno”
“Mama sukanya manggil Giarno, lebih cocok”
“hahaha mama kok maksa sih.. tapi emang lebih cocok namanya Giarno”

BUKAN.. bukan si Giarno setannya.
Giarno pekerja bengkel Las yang saya panggil kerumah untuk masang teralis besi ditembok rumah saya yang berbatasan dengan rumah kosong di sebelah rumah.

Rumah sebelah sudah lama kosong  tidak ada satu orangpun yang datang menengok rumah itu, seolah rumah itu tidak ada yang memiliki. Penghuni terakhir sekitar 6 bulan lalu, sebuah keluarga yang isinya banyak (ada kakek, nenek, anak, mantu, cucu, bibi), mereka pindah begitu saja tanpa basa-basi kepada tetangga, ninggalin rumah begitu saja dalam kondisi pagar dibiarkan terbuka, bohlam teras dicopot dibawa serta pindah.
Pintu pagarnya kelihatannya ada masalah, tidak bisa ditutup, selalu terbuka sendiri. Saya pikir ini memancing orang jahat untuk masuk bersembunyi dirumah itu, kemudian malam harinya melompati tembok pembatas yang langsung carport rumah saya.. hiyyy ngebayangin hal itu saya takut.
Maka saya inisiatif belikan gembok dan pasangkan lampu bohlam untuk teras rumah tersebut.

Di depan rumah saya dan rumah kosong itu ada kebun kosong dengan pohon-pohon bamboo menjorok ke jalan.  Lampu jalananpun tidak banyak membantu kesunyian jalan depan rumah kami terutama malam hari.

Dari lantai 2 kamar saya, terutama malam hari, saya sering mendengar bunyi-bunyian ‘dag-dug-dag-dug’ seperti orang sedang memukul-mukul tembok. Saya tidak pernah ceritakan hal ini pada anak-anak, kuatir mereka takut.

Saya tahu saya sering sensitive dengan setan, saya bisa merasakan apa bila ada ‘hal lain’ didekat saya. Biasanya saya hanya bisa merasakan sekelebat-sekelebat bayangan hitam disekitar saya (bilamana ‘mereka’ ada). Bahkan saya pernah merasa bayangan itu menabrak saya, tapi tidak ada dan tidak bisa dilihat, hanya sekelebat.

Cerita bertahun-tahun lalu.. saaat Mall Klender baru dibangun kembali setelah kebakaran kerusuhan Mei 1998, saya sering main time zone disitu, masih sepi belum banyak pengunjung, tapi anehnya saya merasa disekeliling saya ramai. Saya penasaran saya pelototin semua area, emang beneran sepi. Tapi banyak banget sekelebatan hitam dan suara seperti riuh disitu.

Dirumah lama kami, saya pernah juga diperdaya hal gaib.
Saya mau tidak percaya, TAP INI NYATA dan real dan ada bukti yang tersisa.
Ceritanya begini, waktu itu mau magrib, saya naik ke tempat jemuran di lantai dua untuk mengambil pakaian-pakain kering setelah dijemur, karena banyak, maka saya perlu dua kali turun naik membawa jemuran ke bawah. Saat kedua kali naik itulah, saya menemukan kembang kuburan (yang biasa dipakai buat tabur ziarah) dalam jumlah yang banyak, berkumpul ditengah lantai jemuran. Saya panik dan lari kebawah mengajak pembantu saya naik, tapi sesaat kami naik, kembang kuburan itu sudah berantakan seperti tertiup angin dan jumlahnya tinggal sedikit.
Saya reflek berteriak : 
“HOyyyyy… siapa yang berani main-main sama saya?? KELUAR!!!”  
“Setan, manusia atau apapun KELUAR!!!"

Senyap. Saya tunggu beberapa menit, tetap senyap.
Saya merasa dipermainkan karena jarak antara naik turun itu ga sampe satu menit, bagaimana ‘seseorang’ bisa menaruh kembang kuburan  secepat itu kemudian dalam hitungan detik mengacak-ngacaknya dan mengambilnya?
Bila mereka ‘manusia’ bagaimana mereka mencapai lantai jemuran itu? Itu letaknya di atas bagian belakang rumah kami, dan sekitarnya genteng terbuka yg bisa dilihat dari jalan yg ramai, jadi ga mungkin ada orang yg sudah ngumpet di genteng, sebelumnya.

Sampai sekarang saya tidak tahu apakah maksud semua itu, saya hanya merasa ada hal gaib yang terjadi saat itu.
Besoknya semua anggota keluarga, kecuali saya, menderita sakit yang sama, panas, menggigil dan perut kembung. Saya tidak tahu apakah hal tersebut ada hubungannya dengan peristiwa malam itu atau tidak. Yang jelas saya jadi sangat repot karena harus bekerja dan mengurus anggota keluarga yang sakit pula.

Kembali ke cerita rumah kosong sebelah rumah saya sekarang ini. Tiga hari lalu, ketika anak saya berjalan kaki dari gerbang kompleks, sepulang les bimbel, anak saya melihat sosok manusia masuk menuju rumah itu menembus pagar yang terkunci, masuk tanpa halangan, tanpa harus buka kunci gembok, sosoknya bisa menembus pagar besi.
.... Tanpa harus diperdebatkan, kami pastikan sosok itu adalah setan, yang mencoba menakut-nakuti manusia.
Tapi kami tidak takut Weeeee…  Saya memutuskan pasang teralis besi ditembok pembatas rumah saya dan rumah kosong itu, bukan karena takut setan, kami hanya takut manusia jahat yg bisa saja lompat dari rumah kosong itu ke rumah kami. Sebab setan tidak perlu obeng, las atau apapun untuk membongkar teralis, buktinya dia bisa masuk rumah sebelah menembus pagar.

Kesimpulannya : setan tidak memperlihatkan diri seperti 'ciluuuk.. baa' wakk wawwww...


Sunday, November 2, 2014

Puding Chocolate dengan saus Fla

Bahan Puding :
  • 1400 ml Susu putih cair (campuran dari 100 ml Susu kental manis, dilarutkan dengan 1300 ml air matang)
  • 250 gr Gula Pasir
  • 250 gr Coklat masak, tim hingga leleh
  • 2 sdm Coklat bubuk
  • 2 bungkus Agar-agar warna putih
Bahan Saus Fla :
  • 1000 ml Susu putih cair (campuran dari 150 ml Susu kental Manis dilarutkan dengan 850 ml Air matang)
  • 250 Gr gula pasir
  • ½ sdt vanili bubuk
  • 1 butir telur ayam (umumnya hanya diambil kuning telurnya saja, tapi Fla ala saya dengan memasukkan putih telurnya juga). Putih telur yg tidak larut dalam fla justru disukai anak saya. 
  • 2 sdm Tepung Maizena, dilarutkan dengan 3 sdm air
  • ½ sdm Rum (saya pakai cap Kupu-kupu)

Cara membuat Puding :
  1. Campur semua bahan, aduk rata, masak diatas api kecil sambil terus di aduk hingga mendidih.
  2. Tuang ke dalam loyang bentuk sesuai selera.
Cara membuat Saus fla :
  1. Campur telur dan larutan maizena, aduk rata, sisihkan.
  2. Masak dengan api kecil : susu, gula, vanili, hingga keluar uap (harus terus diaduk dan jangan sampai mendidih).
  3. Masukan perlahan campuran kuning telur dan tepung Maizena sambil terus diaduk hingga mengental, angkat.
  4. Masukan rum, aduk rata, biarkan dingin.
Sajikan puding coklat dengan siraman Fla dan irisan strawberi.





Sunday, September 21, 2014

Sup ayam

Kali ini saya bikin Sup ayam dengan cara sederhana, tapi rasanya nggak kalah lezat dengan Sup Iga yang saya buat sebelumnya. 
Ini resepnya....

Bahan :

1,5 liter Air
2  sendok makan Minyak goreng untuk menumis
½  ekor Ayam (kurang lebih 6 potong)
1 batang Seledri
1 batang Daun bawang iris sedang
3 buah Kentang ukuran sedang, potong menjadi 6 bagian
3 buah Wortel, ukuran sedang, potong sedang
1 buah Kembang kol ukuran kecil (kurang lebih 100 gr)
1 sendok teh Merica bubuk
1 sendok makan Garam
¾  biji Pala ukuran besar, di keprek
2 kaldu blok
½  siung Bawang bombay, iris kasar - Tumis
3 siung bawang putih, iris tipis - Tumis

Cara masak :
  • Masak daging ayam hingga air mendidih.
  • Tumis irisan bawang putih dan bawang bombay sampai harum, kemudian masukkan kedalam rebusan ayam.
  • Masukan Kentang, Wortel, Kaldu blok, biji Pala, Merica bubuk dan Garam. Masak dengan api kecil sampai ayam, wortel dan kentang empuk.
  • Masukan Kembang kol, biarkan sebentar sampai kembang kol matang.
  • Masukan daun bawang dan seledri, biarkan sebentar, kemudian matikan kompor
  • Sup siap di santap hangat.





Sunday, September 14, 2014

Yang asam dan lezat dari Jawa Tengah : AYAM GARANG ASEM


Pertama kali saya makan ayam garang asem ini saat masih kerja di Kuningan beberapa tahu lalu, meskipun warungnya biasa saja tapi rasanya tak terlupakan. Saya mencoba cari-cari resep garang asem ini, tapi kebanyakan resep yang ada menggunakan santan. Padahal Ayam garang asem yang pernah saya makan dulu tidak pakai santan. 
Makaaaaa... saya nemu resep original Ayam garang asam ini dari google, TANPA SANTAN. Warna putih pada kuah Garang asam setelah matang adalah karena kemiri, bukan santan.

Ini hasil praktek saya :

Bahan :

1 buah jeruk nipis
1 ekor ayam potong 14 bagian
20 buah cabai rawit hijau utuh
10  buah belimbing wuluh yang matang, iris kira-kira ½ cm 
8 lembar daun salam yang di iris menjadi 3 hingga 4 bagian
2 cm irisan lengkuas
2 buah tomat hijau, iris dadu

Bahan Lain :  
Daun pisang secukupnya
Lidi untuk mengikat ujung daun
beberapa lembar Plastik kiloan

Bumbu halus :

12 butir bawang merah
4 siung bawang putih
6  butir kemiri, sangrai
½ sendok teh garam
1 sendok makan Gula pasir
½  sendok teh lada bulat
2 cm Jahe
2 kaldu blok

Cara masak :

  • Cuci bersih ayam, tiriskan, berikan perasan jeruk nipis supaya tidak amis, diamkan ½ jam.
  • Tempatkan bumbu halus pada sebuah mangkok besar, mausukan belimbing wuluh, cabe rawit utuh, potongan tomat hijau dan Ayam. Aduk hingga rata. 
  • Bagi ayam yang sudah dicampur bumbu tersebut menjadi beberapa bagian, 
  • Siapkan Daun pisang, siapkan beberapa helai untuk membungkus habis campuran ayam bumbu tersebut
  • Letakkan daun salam didalam daun pisang, masukkan campuran ayam bumbu tersebut, sematkan dengan lidi. Kemudian bungkus lagi dengan plastik (supaya air yang keluar dari ayam tidak bocor)
  • Kukus lebih kurang 45 menit
  • Matang, masukan piring saji. Enak dimakan dengan nasi putih hangat dan kurupuk emping.
TIPS :
Bila tidak menemukan daun pisang di area Anda, cara memasak Ayam Garang Asem ini bisa dengan cara lain : yaitu memasukkan semua campuran adonan ke dalam pinggan tahan panas, kemudian kukus.



Tempe orek basah

Tempe memang enak di masak apa saja. 
Kali ini saya mencoba resep tempe orek basah (biasanya saya bikin tempe orek garing). 
Ini hasil masakan saya tadi. 

Bahan :
1 kotak tempe (kira-kira ukuran 20 x 20 cm),  potong dadu
2 cm Lengkuas, di geprek 
2 cm Jahe, iris tipis
3 lembar daun salam
3 sendok makan kecap manis
½ sendok teh gula pasir
½ gelas air matang
10 buah cabai merah, iris tipis
2 kaldu blok
Minyak  goreng cukup banyak,  untuk menggoreng tempe

Bumbu halus :
10 butir bawang merah
2  siung bawang putih
½  sendok teh garam

Cara masak :
  • Goreng tempe setengah matang, angkat, sisihkan.
  • Tumis bumbu halus sampai harum.
  • Masukan air matang ke dalam tumisan, lalu masukan daun salam, lengkuas, irisan jahe, gula pasir dan kaldu blok, aduk,
  • Masukan tempe yang sudah digoreng, masukkan kecap manis, 
  • Sebelum bumbu mengering masukan irisan cabai merah, aduk.
  • Masak hingga bumbu terlihat sudah agak mengering. 
  • Angkat dan sajikan dengan nasi hangat dan teman menu lainnya.


Tuesday, September 2, 2014

Siapakah orang yang Bangkrut?


“Tahukah kalian, siapakah orang yang bangkrut itu?" tanya Rasulullah saw. 
Para sahabat menjawab: "Orang yang sudah tidak lagi punya uang dan harta benda."

Nabi shallahu 'alaihi wa Sallam bersabda: 

“Orang yang bangkrut dari kalangan umatku adalah orang yg nanti pada hari Kiamat datang menghadap Allah dengan membawa pahala shalat, zakat, dan puasa, tapi dia juga pernah mencaci maki, mencela, dan menghina si A. 
Dan dia juga pernah menuduh dan memfitnah si B. 
Dia juga pernah merampas hak milik si C. 
Dia juga pernah melukai dan menumpahkan darah si D. 
Bahkan dia juga pernah memukul dan menganiaya si E. 
Maka diambillah pahala amal kebaikannya dan diberikan kepada Si A, B, C, D, E yang pernah dizaliminya itu. Apabila seluruh pahala kebaikannya sudah habis, sedangkan tuntutan atas dirinya masih banyak dan belum terpenuhi, maka dosa dan kesalahan orang-orang yg dizaliminya itu ditumpahkan kepadanya. Kemudian dia dilemparkan ke dalam api neraka." 
(HR. Muslim)

Nauzubillahiminzalik..
Semoga kami dijauhkan oleh Allah dari perkara tersebut
Semoga perjalanan hidup kami, sepanjang nafas dikandung badan, adalah merupakan ibadah dan tidak mengurangi pahala amal baik kami.
Aamiin.

Monday, September 1, 2014

Resep RAWON

Bahan-bahan :
+ 600 gram Daging sapi, potong dadu (saya suka bagian sengkel/paha sapi, karena banyak uratnya).
+ 1 ½ liter air
2 batang sereh dikeprek
3 cm lengkuas dikeprek
8 lembar daun jeruk 
6 tangkai daun bawang, iris 2-3 cm
4 sdm minyak sayur untuk menumis
6 buah Kluwek (pastikan, ambil yang warna isinya hitam legam)
2 kotak kaldu blok rasa sapi
1 sdm air asam jawa
1 sdm Gula pasir
Garam secukupnya

Bumbu halus :

2 buah cabe merah
10 butir bawang merah ukuran besar
7 siung bawang putih ukuran besar
2 sdt ketumbar sangrai
½ sdt jintan sangrai
2 cm kunyit
5 cm jahe

Haluskan terpisah : 

Isi buah Kluwek

Penting!!!

Saat menghaluskan saya tidak menjadikan satu antara Kluwek dan bumbu lainnya di blender, karena berdasarkan pengalaman waktu pertama kali buat, bumbu-bumbu lainnya jadi sulit hancur karena kluwek lengket. 
(kebayang kan.. saat menikmati rawon, ada jinten atau ketumbar yg belum halus nempel di gigi)

Pelengkap :
Taburan bawang goreng
Taoge pendek 
Daun kemangi
Krupuk Emping
Telur asin
Sambel




Cara masak :
Siapkan air panas dalam panci
Tumis bumbu halus dan Kluwek halus. 
Tambahkan Sereh, Lengkuas dan Daun jeruk kedalam tumisan, aduk, dan tumis sampai wangi.
Masukan potongan daging, Air asam, Garam, Gula pasir, Kaldu blok. aduk.
Tambahkan sedikit air dalam wajan, aduk sampai daging berubah warna.
Masukan tumisan diwajan ke dalam panci yang sudah disiapkan air panas. 
Tutup panci, kecilkan api supaya saat matang bumbu cukup meresap ke dalam daging
Setelah daging empuk, masukan irisan daun bawang, diamkan sebentar, lalu  matikan kompor.
Sajikan hangat dengan nasi putih dan pelengkap.

Note:

Sumpeh, rawon lebih enak dimakan besokannya, rasanya jadi lebih pekat dan Rawon bingittz.